Damkar Keelung berduka atas gugurnya seorang petugas dalam penyelamatan dramatis

23/01/2026 18:11(Diperbaharui 23/01/2026 18:11)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber foto: Otoritas setempat)
(Sumber foto: Otoritas setempat)

Taipei, 23 Jan. (CNA) Dinas Pemadam Kebakaran Kota Keelung menyatakan duka cita atas kematian petugas pemadam kebakaran Chan Neng-chieh (詹能傑), yang meninggal pada hari Kamis (22/1) setelah dilaporkan memberikan masker oksigennya kepada seorang wanita yang terjebak saat kebakaran di sebuah rumah tinggal.

Chan, seorang pemimpin regu di Cabang Ren-ai Biro Pemadam Kebakaran Kota Keelung, kehilangan kesadaran setelah menghirup asap tebal selama operasi penyelamatan di sebuah gedung enam lantai di Distrik Anle, kota tersebut, pada Rabu malam.

Baik Chan maupun wanita bermarga Lo (羅) dinyatakan meninggal pada hari Kamis setelah upaya resusitasi. Satu orang lainnya mengalami luka ringan, menurut dinas pemadam kebakaran.

Dalam sebuah unggahan Facebook untuk mengenang kematian Chan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Keelung menulis: "Pemimpin regu, tugasmu telah selesai ... kami akan selalu ingat: Engkau mengorbankan diri untuk menyelamatkan orang lain."

Dinas tersebut mengatakan Chan, 41 tahun, telah bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran selama sekitar 20 tahun setelah lulus dari Taiwan Police College.

Ia pernah bertugas di cabang Jhongcheng, Sinyi, dan Xin'ur Dinas Pemadam Kebakaran Kota Keelung sebelum menjadi pemimpin regu di Cabang Ren-ai pada tahun 2024, kata dinas tersebut.

Chan memegang berbagai sertifikasi profesional pemadam kebakaran dan pernah meraih penghargaan dari Badan Pemadam Kebakaran Nasional, tambah dinas itu.

Ia berpartisipasi dalam berbagai operasi penyelamatan besar selama kariernya, termasuk tanah longsor di Jalan Tol Nasional No. 3 pada tahun 2010 dan kecelakaan kereta Taroko Express pada tahun 2021.

Petugas Damkar Keelung, Chang Neng-chieh berbicara kepada CNA pada 2018. (Sumber foto: CNA)
Petugas Damkar Keelung, Chang Neng-chieh berbicara kepada CNA pada 2018. (Sumber foto: CNA)

Chan juga turut serta dalam upaya penyelamatan setelah kecelakaan TransAsia Airways tahun 2015 dan gempa Hualien tahun 2018.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Keelung sebelumnya menggambarkan Chan sebagai sosok yang tegas dan lugas, serta tidak pernah tertinggal dalam misi penyelamatan.

Seorang rekan pemadam kebakaran mengatakan kepada CNA pada hari Kamis bahwa Chan adalah orang yang berhati hangat dan selalu membantu orang lain saat mereka mengalami kesulitan.

Rekan tersebut mengatakan para kolega Chan sangat berduka atas kematiannya dan berharap ia dapat beristirahat dengan tenang.

Wali Kota Keelung, Hsieh Kuo-liang (謝國樑), mengatakan pada hari Kamis bahwa pemerintah kota akan berupaya maksimal untuk memastikan kompensasi tertinggi bagi keluarga Chan dan akan mengabadikan namanya di Martyrs' Shrine sebagai penghormatan atas pengorbanannya.

(Oleh Tsao Ya-yen, Wang Chao-yu, James Thompson, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.