Taipei, 10 Des. (CNA) Kepolisian Neihu, Selasa (10/12) menangkap dua kurir penipuan senilai NT$12 juta (Rp5,871 miliar) di Kota Taoyuan dan New Taipei yang diduga terkait kasus bunuh diri ibu dan anak.
Kepolisian Neihu menunjukkan bahwa mereka menerima laporan kasus bunuh diri ini pada pukul 1 siang Minggu, di mana seorang pria bernama Tseng (曾) melaporkan ia menemukan ibunya (55) dan kakak perempuannya (29) meninggal di rumah mereka.
Kepolisian melacak kasus ini berdasarkan isi surat wasiat, dan menduga kedua korban mengalami kerugian finansial akibat penipuan yang mengakibatkan kerugian puluhan juta dolar Taiwan, yang membuat mereka merasa putus asa.
Sementara itu, pada Jumat lalu, seorang polisi bermarga Liu (劉) dari Kantor Polisi Gangqian sempat menghubungi korban, tetapi kurang menunjukkan empati, yang diduga berkontribusi terhadap tragedi ini.
Menurut penyidikan kepolisian, korban ditipu sindikat penipuan melalui skema investasi palsu. Mereka menyerahkan sejumlah uang tunai kepada kurir atau mentransfer uang kepada sindikat, dan menggadaikan properti untuk meminjam uang dari teman hingga semua uang mereka hilang.
Kepolisian membentuk tim khusus untuk mengejar para pelaku, dan melalui rekaman CCTV, mereka mengidentifikasi para kurir dan melaporkan kasus ini kepada Kejaksaan Distrik Shilin untuk penyidikan lebih lanjut.
Kepolisian berhasil menangkap dua kurir, bermarga Yang (楊) dan Huang (黃), di Kota Taoyuan dan Distrik Xizhi, New Taipei.
Yang mengambil NT$200.000 dari korban di Neihu pada Juli, dan Huang mengambil NT$400.000 pada Agustus, yang kemudian diserahkan kepada pengawas di dekat lokasi.
Wali Kota Taipei, Chiang Wan-an (蔣萬安), dan Kepala Departemen Kepolisian Kota Taipei, Li Hsi-ho (李西河), memerintahkan penunjukan petugas khusus untuk membantu keluarga korban dalam mengurus pemakaman dan memberikan dukungan emosional.
Sementara itu, Wali Kota New Taipei, Hou Yu-ih (侯友宜), Selasa menekankan pentingnya empati dalam menangani kasus penipuan yang berdampak buruk, seperti menyebabkan korban bunuh diri atau kehancuran keluarga.
Sindikat penipuan masih aktif, menurut Hou, sehingga ia pun menekankan perlunya upaya lebih besar, terutama dari pemerintah pusat, untuk memperkuat pengawasan di sumbernya.
(Oleh Wu Jui-chi, Chao Min-ya, dan Antonius Agoeng Sunarto)
Selesai/JC
Jika Anda mengalami pikiran bunuh diri, mohon hubungi saluran siaga 1925, 1995 atau 1980 untuk bantuan.