Presiden Lai beri penghormatan kepada pilot F-16V yang meninggal dalam kecelakaan latihan pada bulan Januari

19/07/2026 16:42(Diperbaharui 19/07/2026 16:42)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber foto: Kantor Kepresidenan)
(Sumber foto: Kantor Kepresidenan)

Taipei, 19 Juli (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada hari Minggu (19/7) menganugerahkan piagam kehormatan presiden anumerta kepada pilot Angkatan Udara Hsin Po-yi (辛柏毅), yang meninggal setelah jet tempur F-16V yang dikemudikannya jatuh saat menjalani misi pelatihan malam hari di lepas pantai timur Taiwan pada bulan Januari.

Ayah Hsin, Hsin Chin-yu (辛進裕), menerima piagam tersebut dari Lai dalam sebuah upacara di Kabupaten Hualien, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Kepresidenan pada hari Minggu.

Hsin, yang bertugas di Wing Komposit Taktis ke-5 Angkatan Udara yang berbasis di Hualien, secara anumerta dipromosikan dari kapten menjadi mayor dan dianugerahi Order of Loyalty and Valor.

"Misi Anda telah selesai," kata Lai dalam sambutannya di upacara tersebut. "Tenanglah, kami akan terus melindungi negara dan keluarga yang Anda cintai. Terima kasih. Anda telah dibebastugaskan."

Lai memuji Hsin sebagai pilot tempur teladan yang telah mendedikasikan dirinya untuk mempertahankan wilayah udara Taiwan dan menjaga perdamaian di Selat Taiwan.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Hsin dan menginstruksikan Kementerian Pertahanan Nasional untuk memberikan mereka, termasuk istri Hsin yang juga bertugas di militer, "dukungan sepenuhnya."

Hsin, 29 tahun, lepas landas dari Pangkalan Udara Hualien pada pukul 18:17 tanggal 6 Januari dengan F-16V kursi tunggal, nomor ekor 6700, untuk misi latihan malam.

Sekitar pukul 19:27, ia melaporkan terpisah dari pesawat utama saat terbang menembus awan. Jet tersebut kemudian dengan cepat kehilangan ketinggian, dan Hsin mengatakan ia bersiap untuk keluar sebelum pesawat menghilang dari radar sekitar pukul 19:28.

Pesawat utama menandai posisi terakhir Hsin di atas perairan sekitar 31 mil laut (57,4 kilometer) di selatan Pangkalan Udara Hualien. Meskipun operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan secara luas, pilot tidak ditemukan.

Piagam kehormatan presiden menyatakan bahwa Hsin menghadapi cuaca yang berubah dengan cepat dan visibilitas malam yang sangat terbatas sebelum mengalami bahaya dan meninggal dalam tugas.

Perekam data penerbangan pesawat, yang biasa dikenal sebagai kotak hitam, ditemukan pada bulan Maret dan dikirim ke produsen di Amerika Serikat untuk dianalisis.

Menteri Pertahanan Wellington Koo (顧立雄) mengatakan pada hari Kamis bahwa analisis masih berlangsung dan hasilnya diharapkan segera keluar.

(Oleh Sunny Lai dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Enditem/AW

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.