Dirjen baru TETO Surabaya berencana kunjungi komunitas Tionghoa untuk serap aspirasi

17/07/2026 13:44(Diperbaharui 17/07/2026 13:46)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Direktur Jenderal baru TETO Surabaya, David Lin (depan, keenam dari kanan) berfoto dengan mereka yang menyambutnya. (Sumber Foto : TETO Surabaya)
Direktur Jenderal baru TETO Surabaya, David Lin (depan, keenam dari kanan) berfoto dengan mereka yang menyambutnya. (Sumber Foto : TETO Surabaya)

Taipei, 17 Juli (CNA) Direktur Jenderal baru Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Surabaya, David Lin (林文俊) tiba di Bandara Internasional Juanda pada Rabu (15/7), mengatakan dirinya berencana segera mengunjungi berbagai organisasi komunitas Tionghoa untuk mendengarkan aspirasi.

Sekitar 20 tokoh masyarakat, diaspora Dewan Urusan Komunitas Luar Negeri (OCAC), serta para ketua organisasi Tionghoa di Surabaya hadir menyambut Lin, dan kemudian bersama-sama menghadiri jamuan makan, kata TETO Surabaya dalam sebuah rilis pers, Kamis.

Dalam sambutannya, Lin menyampaikan salam dan perhatian dari Pemerintah Taiwan serta Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) kepada para diaspora.

Ia juga mengenang masa tugasnya pada 2015 di TETO, ketika ditugaskan untuk mempersiapkan pendirian kantor Surabaya. Kini kembali ditugaskan ke tempat yang sama, ia merasakan sambutan hangat dari komunitas Tionghoa, bagaikan "pulang ke rumah yang penuh keakraban."

Lin juga menegaskan bahwa sejak berdiri, TETO Surabaya terus aktif mendorong pertukaran dan hubungan bilateral antara Taiwan dengan berbagai kalangan di Indonesia Timur, serta memberikan pelayanan kepada para pengusaha dan warga Taiwan di kawasan tersebut.

Berkat dukungan para senior dari komunitas Tionghoa, dunia usaha, dan akademisi di Surabaya, Bali serta area lainnya, kata Lin, hubungan bilateral Taiwan dengan Indonesia Timur semakin mendalam.

Ke depannya, ujarnya, ia berencana segera mengunjungi berbagai organisasi komunitas Tionghoa, para pengusaha, dan warga Taiwan untuk mendengarkan aspirasi mereka, serta berharap mendapat masukan dan dukungan dari berbagai kalangan demi kelancaran tugas TETO Surabaya.

TETO Surabaya didirikan dan diresmikan pada 18 Desember 2015 sebagai lembaga perwakilan Taipei di Surabaya, berdasarkan perjanjian antara pemerintah Taiwan dan Indonesia, menurut situs webnya.

Kantor tersebut bertugas mendorong hubungan bilateral antara Taiwan dan wilayah Indonesia bagian timur dalam berbagai bidang, seperti perdagangan dan ekonomi, pendidikan dan kebudayaan, serta pariwisata.

TETO Surabaya juga memiliki fungsi konsuler, termasuk penerbitan visa, serta menyediakan berbagai layanan maupun bantuan darurat bagi warga Taiwan di luar negeri.

Wilayah kerja kantor ini mencakup Jawa Timur, Sulawesi, Bali, Lombok, Maluku, Papua, serta kawasan kepulauan Indonesia Timur, menurut situs webnya.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.