Beer Rock Festival 2026 catat 85.000 kunjungan, area kuliner bertema Indonesia raup NT$2,5 juta

06/07/2026 17:47(Diperbaharui 06/07/2026 17:57)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Beer Rock Festival 2026 di Dream Mall Kaohsiung. (Sumber Foto : Biro Pengembangan Ekonomi Kota Kaohsiung)
Beer Rock Festival 2026 di Dream Mall Kaohsiung. (Sumber Foto : Biro Pengembangan Ekonomi Kota Kaohsiung)

Kaohsiung, 6 Juli (CNA) Beer Rock Festival 2026 di Kaohsiung yang digelar dari Jumat (3/7) hingga Minggu menarik total 85.000 kunjungan -- terbanyak di sepanjang sejarah penyelenggaraanya -- sementara area kuliner bertema Indonesia di lokasi meraup total omzet NT$2,5 juta (Rp1,4 miliar), kata Biro Pengembangan Ekonomi kota.

Digelar di Dream Mall Kaohsiung, festival tahunan ini tahun ini diisi sejumlah bintang internasional, termasuk anggota "TWICE" Chou Tzu-yu (周子瑜), duo "FLARE U", raja K-pop Rain, grup vokal pria asal Korea Selatan "BtoB" dan "RIIZE", serta anggota "Super Junior" Yesung.

Di samping itu, terdapat 21 stan yang menyediakan makanan dan minuman, dengan 20 merek kuliner Kaohsiung yang menghadirkan menu-menu bertema Nusantara, setelah seleksi melalui Kaohsiung Beer Snacks Food Competition, serta Martabak Bangka Toko Lily yang didatangkan langsung dari Indonesia.

Baca juga: Martabak Bangka dari Cianjur, wakil kuliner autentik Indonesia di Beer Rock Festival

Dalam rilis pers, Kepala Biro Pengembangan Ekonomi, Liao Tai-hsiang (廖泰翔) mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir pemerintah kota terus membangun rantai industri ekonomi konser yang lebih lengkap.

Selain menarik konser-konser berskala besar dari dalam maupun luar negeri untuk digelar di Kaohsiung, ujarnya, pemerintah kota juga berupaya mengubah lonjakan pengunjung menjadi konsumsi di tingkat lokal agar kawasan perdagangan, pasar malam, dan sektor kuliner dapat turut menikmati manfaat ekonomi konser.

Melalui kompetisi, pelaku usaha unggulan diberi kesempatan untuk hadir langsung di lokasi konser untuk memperkenalkan kuliner khas Kaohsiung kepada wisatawan dari seluruh Taiwan maupun mancanegara, sehingga meningkatkan eksposur merek sekaligus membuka peluang bisnis, kata Liao.

Tahun ini juga diperkenalkan kupon diskon bagi area kuliner festival dalam jumlah terbatas, yang meningkatkan daya beli di lokasi acara, menurut Biro Pengembangan Ekonomi.

Di sisi lain, pemerintah kota juga meluncurkan kupon belanja kawasan niaga dan pasar malam senilai NT$50 yang dibagikan kepada pengunjung festival di sejumlah stasiun transportasi, yang bisa dipakai di 400 gerai dan berlaku hingga 28 Februari 2027, kata Liao.

Program ini berhasil mendorong para penonton konser melanjutkan aktivitas belanja setelah acara berakhir, membuat jumlah pengunjung muda di pasar malam melonjak, sehingga manfaat ekonomi konser semakin meluas, menurutnya.

(Sumber Foto : Biro Pengembangan Ekonomi Kota Kaohsiung)
(Sumber Foto : Biro Pengembangan Ekonomi Kota Kaohsiung)

Manajer Umum Kwan Kwan Integrated Marketing Co., Chen Kung-ju (陳功儒), mengatakan banyaknya pengunjung membuat banyak stan yang telah menggandakan persediaan bahan baku tetap kehabisan stok lebih awal.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa ekonomi konser dan kuliner lokal Kaohsiung telah membentuk hubungan yang saling memperkuat.

Pemilik "Tsao Lin Kitchen", bermarga Tsao (曹), mengatakan pihaknya awalnya hanya berharap bisa meningkatkan eksposur dan memperkenalkan mereknya, "Namun pada hari pertama saja, jumlah pengunjung mencapai dua kali lipat dibandingkan toko kami."

"Baru saja acara dimulai, antrean sudah tidak pernah putus dan penjualannya sangat ramai. Kami berharap bisa kembali ikut tahun depan karena ekonomi konser benar-benar memberikan dampak nyata bagi industri kuliner Kaohsiung," ujarnya yang menghadirkan menu andalan ayam pedas khas Indonesia.

Sementara itu, penanggung jawab "Yakiniku SHOJO" wilayah Kaohsiung, bermarga Hsieh (謝), mengatakan pihaknya mengamati bahwa selain penggemar dari berbagai wilayah Taiwan, ada banyak wisatawan mancanegara yang datang untuk menikmati acara ini.

"Mereka menikmati bir sambil memuji hidangan pendamping minuman khas Kaohsiung, sehingga suasananya sangat meriah. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan eksposur toko kami secara signifikan, tetapi juga menjadi pengakuan terbaik atas kualitas masakan kami berkat arus pengunjung yang terus berdatangan."

Sekretaris Jenderal Pasar Malam Liuhe, Chan Chin-han (詹金翰), mengatakan bahwa setelah festival berakhir setiap malamnya, banyak penggemar memanfaatkan kupon untuk melanjutkan kegiatan mereka di pasar malam tersebut, dan stan-stan populer dipadati antrean panjang.

Para pedagang sibuk melayani pelanggan hingga larut malam dan benar-benar merasakan lonjakan konsumsi yang dibawa konser, yang menegaskan dampak kegiatan berskala besar terhadap perekonomian pasar malam setempat, menurutnya.

Anggota "TWICE" Chou Tzu-yu di Beer Rock Festival 2026. (Sumber Foto : Kwan Kwan Integrated Marketing Co.)
Anggota "TWICE" Chou Tzu-yu di Beer Rock Festival 2026. (Sumber Foto : Kwan Kwan Integrated Marketing Co.)

Wakil Wali Kota Kaohsiung, Lee Huai-jen (李懷仁), yang mengunjungi area kuliner untuk memperkenalkan berbagai hidangan, mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Kaohsiung terus membangun citra sebagai "kota konser paling ramah" di Asia.

Melalui penyelenggaraan konser berskala besar, ujarnya, Kaohsiung menghubungkan sektor pariwisata, kuliner, kawasan perdagangan, hingga pasar malam, sehingga konser tidak hanya menjadi kegiatan seni dan budaya, tetapi juga mesin penting yang menggerakkan perekonomian kota.

Pada paruh pertama tahun ini saja, kata Lee, Kaohsiung telah menyelenggarakan lebih dari 55 konser, yang menunjukkan kemampuannya dalam menggelar acara berskala besar sekaligus terus menciptakan peluang bisnis yang signifikan bagi sektor perhotelan, kuliner, dan ritel.

Liu (劉), warga Kaohsiung yang telah menghadiri festival tahunan ini selama tiga tahun berturut-turut, mengatakan ia tahun ini sengaja datang lebih awal agar dapat mencicipi hidangan di area kuliner. Ia pun merekomendasikan pangsit yang menghadirkan cita rasa Indonesia dari gerai "Bombling".

Chen (陳), pengunjung asal Taipei, mengatakan bahwa karena temannya merupakan penggemar Tzu-yu, mereka membeli tiket lebih awal dan sengaja datang lebih cepat untuk menikmati bir serta hidangan di area kuliner.

(Oleh Jason Cahyadi dan Tsai Meng-yu)

Selesai/ja

Raja K-pop Rain di Beer Rock Festival 2026. (Sumber Foto : Dok. Istimewa via Biro Pengembangan Ekonomi Kota Kaohsiung)
Raja K-pop Rain di Beer Rock Festival 2026. (Sumber Foto : Dok. Istimewa via Biro Pengembangan Ekonomi Kota Kaohsiung)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.