Taipei, 16 Juli (CNA) Stasiun Penelitian dan Pengembangan Teh (TBRS) Kementerian Pertanian Taiwan hari Rabu (15/7) mengatakan minyak kamelia (苦茶油), yang dijuluki "zaitun dari Timur", kini memiliki variasi aroma bunga dan buah siap yang didorong ke pasar minyak sayur premium global.
TBRS dalam konferensi pers hari Rabu meluncurkan "Taiwan Camelia Oil Assortment & Grading System (TCOAGs)", sistem terpadu yang bertujuan menstandarkan komunikasi kualitas bagi produsen, distributor, dan konsumen.
Kepala TBRS, Su Tsung-chen (蘇宗振), menyatakan bahwa standardisasi sensorik ilmiah ini akan mengubah fokus industri dari sekadar menjual komoditas minyak menjadi menjual kualitas, cita rasa, dan merek.
Target dekade berikutnya adalah membawa minyak kamelia lokal naik kelas menjadi produk mewah bernilai tinggi, ujar dia.
Su menjelaskan bahwa aroma minyak kamelia dipengaruhi oleh varietas tanaman, metode pengeringan, pengupasan, pemanggangan, dan ekstraksi.
Ia menjelaskan bahwa minyak tanpa pemanggangan mempertahankan aroma segar tanaman, sedangkan pemanggangan menghasilkan aroma kacang dan biji-bijian yang gurih melalui reaksi Maillard -- proses kimia antara gula pereduksi dan asam amino yang terjadi saat makanan dipanaskan.
Peneliti TBRS Lo Shih-kai (羅士凱) menjelaskan bahwa minyak kamelia diekstrak dari biji tanaman genus kamelia, yang mencakup minyak kamelia buah besar maupun kecil.
Minyak ini mengandung lebih dari 70 persen asam lemak tak jenuh tunggal dengan titik asap tinggi mencapai 220 hingga 250 derajat Celsius, mengungguli minyak zaitun. Aromanya yang beragam membuatnya cocok untuk menumis maupun hidangan dingin, sehingga makin diminati pasar, kata Lo
Data TBRS menunjukkan bahwa area perkebunan pohon kamelia di Taiwan tumbuh pesat dari 1.201 hektare pada 2016 menjadi 1.830 hektare pada 2025, naik sebesar 52 persen dalam sepuluh tahun.
Ke depannya, kata TBRS, pihaknya akan memperluas edukasi sistem TCOAGs dan berkolaborasi dengan pelaku industri untuk meningkatkan mutu, memperluas pasar, serta membangun budaya minyak premium khas Taiwan.
(Oleh Wang Shu-fen dan Agoeng Sunarto)
Selesai/