Dua produk kerupuk Indonesia ditahan di perbatasan Taiwan karena pemanis buatan

07/07/2026 13:49(Diperbaharui 07/07/2026 13:51)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

樹薯脆片(LEGONG BALI BRAND ALOHA FLOWER CHIP). (Sumber Foto : TFDA)
樹薯脆片(LEGONG BALI BRAND ALOHA FLOWER CHIP). (Sumber Foto : TFDA)

Taipei, 7 Juli (CNA) Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) hari Selasa (7/7) mengumumkan dua kelompok kerupuk berbahan dasar serealia asal Indonesia yang berbobot total 1,3 ton telah ditahan di perbatasan karena kandungan pemanis buatan yang tidak sesuai peraturan di Taiwan.

Sekelompok kerupuk berlabel "樹薯脆片(LEGONG BALI BRAND ALOHA FLOWER CHIP)" ditahan karena uji sampel menemukan kandungan asam siklamat 0,02 gram per kilogram, sementara produk itu tidak diperbolehkan mengandung pemanis buatan tersebut, kata TFDA.

Oleh karena itu, 40 karton produk bertotalkan 384 kilogram yang diimpor Pinjia Global Co. dari Legong Bali Food itu dikembalikan atau dimusnahkan sesuai peraturan, menurut TFDA.

Di sisi lain, uji sampel "蒜味脆片(KERUPUK GARLIC FLAVOUR CHIP)" menemukan kandungan sakarin sebesar 0,26 gram per kilogram, sementara produk ini tidak termasuk kategori yang diizinkan mengizinkan pemanis buatan, kata TFDA.

Seratus karton produk berbobot total 1 ton yang diimpor Pinjia Global dari PT. Primajaya Agung Sentosa itu pun juga dikembalikan atau dimusnahkan di perbatasan, kata ditjen tersebut.

Secara total, TFDA hari Selasa mengumumkan enam produk impor yang ditahan di perbatasan Taiwan, termasuk masing-masing dua dari Indonesia dan Malaysia serta dari Prancis dan Cili.

Menurut statistik TFDA, sejak 29 Desember 2025 hingga 29 Juni, 646 pengiriman makanan olahan berbahan serealia dari Indonesia telah diperiksa, dengan enam di antaranya dinyatakan tidak memenuhi standar karena bahan pengawet dan pemanis yang tidak memenuhi aturan.

Tsai Chia-fen (蔡佳芬), wakil direktur Pusat Administrasi Regional Utara TFDA, mengatakan ditjen tersebut telah memperketat pemeriksaan sampel makanan berbahan serealia asal Indonesia di perbatasan sejak 2 Juni hingga 6 Agustus mendatang, dengan persentase ditingkatkan menjadi 20 persen hingga 50 persen.

Sementara itu, terhadap importir Pinjia Global, pemeriksaan dilakukan untuk setiap pengiriman, dengan tingkat 100 persen, tambah Tsai.

(Oleh Jason Cahyadi dan Shen Pei-yao)

Selesai/IF

蒜味脆片(KERUPUK GARLIC FLAVOUR CHIP). (Sumber Foto : TFDA)
蒜味脆片(KERUPUK GARLIC FLAVOUR CHIP). (Sumber Foto : TFDA)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.