Taipei, 10 Juli (CNA) Pemerintah Taiwan pada Jumat (10/7) melaporkan lima cedera terkait badai dan lebih dari 2.000 evakuasi seiring Taifun Bavi kian mendekat, sambil mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah karena kondisi cuaca diperkirakan akan memburuk seiring hari semakin larut.
Taiwan telah mengalami hujan yang turun secara sporadis dan angin yang semakin kencang menjelang kedatangan Taifun Bavi, dengan dampak badai diperkirakan akan mencapai puncaknya mulai Jumat malam hingga Sabtu.
Yuan Eksekutif mengaktifkan Pusat Operasi Darurat Nasional (CEOC) pada Kamis untuk mengoordinasikan persiapan darurat menghadapi taifun tersebut.
Hingga pukul 14.30, cedera terkait badai yang dilaporkan termasuk seorang wanita di Kaohsiung yang kehilangan kendali atas skuternya di jalan yang basah karena hujan dan seorang individu di Kabupaten Hualien yang terluka ketika sebuah kanopi roboh saat persiapan menghadapi taifun, menurut CEOC.
Kasus lainnya terjadi di New Taipei, Kabupaten Yilan, dan Kota Hsinchu, dengan kelima korban telah dipulangkan dari rumah sakit setelah mendapat perawatan, kata CEOC.
Komandan CEOC sekaligus Menteri Dalam Negeri Liu Shyh-fang (劉世芳) mengatakan bahwa pita hujan luar dari badai akan mencapai Taiwan pada pukul 23.00 Jumat, memperingatkan adanya tanah longsor dan banjir bandang di daerah pegunungan, serta potensi banjir di lokasi dataran rendah.
Liu juga menginstruksikan pihak berwenang untuk meningkatkan pengawasan di pesisir guna menjauhkan warga dari pantai, sambil mengimbau masyarakat untuk membatalkan perjalanan mendaki atau menonton ombak, tetap di dalam rumah, dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan terhadap taifun.
Evakuasi secara nasional berjumlah total 2.050 hingga pukul 14.00. Ini termasuk 194 warga dari Desa Wanrong dan Kelurahan Fenglin di Hualien karena risiko limpasan hilir dari danau penghalang di Sungai Wanli, menurut CEOC.
Gelombang setinggi hingga 8,6 meter telah tercatat di perairan tenggara, sehingga memicu peringatan gelombang tinggi untuk wilayah pesisir di timur dan utara, Semenanjung Hengchun, dan kepulauan Matsu, kata CEOC.
Sementara itu, hembusan angin kencang yang melebihi 118 km/jam (level 12) diperkirakan akan terjadi di Keelung, Taipei, New Taipei, Taoyuan, Yilan, dan pulau-pulau terluar, sehingga menimbulkan risiko tinggi kerusakan akibat angin pada Sabtu, menurut CEOC.
Selesai/JC