O'Pay jadi platform pembayaran elektronik pertama yang disetujui untuk kirim uang ke luar negeri

17/07/2026 16:43(Diperbaharui 17/07/2026 16:43)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Gambar : facebook.com/opayfans)
(Sumber Gambar : facebook.com/opayfans)

Taipei, 17 Juli (CNA) O'Pay telah menjadi platform pembayaran elektronik pertama di Taiwan yang disetujui untuk menyediakan layanan remitansi bernilai kecil ke luar negeri, termasuk transfer untuk pekerja migran, kata Komisi Pengawas Keuangan (FSC) pada Kamis (16/7).

Perusahaan yang memiliki sekitar 1,1 juta pengguna ini diperkirakan akan meluncurkan layanan remitansi untuk pekerja migran pada kuartal keempat, menurut FSC.

Layanan ini pada awalnya akan memungkinkan pekerja migran dari Filipina, Indonesia, dan Vietnam untuk mengirim uang ke negara asal mereka, kata FSC.

Taiwan mengubah Undang-Undang tentang Lembaga Pembayaran Elektronik pada 2021 untuk memungkinkan perusahaan pembayaran elektronik menyediakan layanan remitansi bernilai kecil domestik dan luar negeri, termasuk layanan remitansi untuk pekerja migran.

Namun, sebelumnya belum ada lembaga pembayaran elektronik yang menerima persetujuan untuk meluncurkan layanan semacam itu.

Chang Chia-kuei (張嘉魁), wakil direktur jenderal Biro Perbankan FSC, mengatakan O'Pay telah disetujui untuk mengoperasikan dua jenis layanan remitansi ke luar negeri.

Yang pertama akan mencakup remitansi bernilai kecil yang dilakukan pekerja migran, sementara yang kedua akan memungkinkan warga lokal dan warga negara asing yang memiliki rekening bank di Taiwan untuk mengirim uang ke luar negeri, awalnya ke Vietnam.

Setiap transaksi di bawah layanan kedua akan dibatasi setara dengan NT$50.000 (Rp27,6 juta), sementara batas bulanan adalah NT$300.000, kata Chang.

Layanan diperkirakan akan diluncurkan pada paruh kedua 2027, tambahnya.

Lima perusahaan remitansi saat ini telah disetujui untuk menyediakan layanan bernilai kecil ke luar negeri bagi pekerja migran di Taiwan, menurut FSC.

Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki total 990.000 pengguna dan memproses transaksi senilai NT$129,1 miliar pada 2025, kata komisi tersebut.

Pengguna layanan semacam itu umumnya diwajibkan untuk memverifikasi izin tinggal dan nomor ponsel mereka.

Setiap pekerja migran dapat mengirimkan hingga setara dengan NT$30.000 per transaksi, dengan batas bulanan dan tahunan masing-masing sebesar NT$50.000 dan NT$500.000.

(Oleh Su Ssu-yun, Ko Lin, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.