Taipei, 19 Jun. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) bertemu dengan dua anggota DPR Amerika Serikat hari Kamis (18/6), menyatakan harapan untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang pertahanan, teknologi, dan industri, serta mendesak Kongres AS untuk mengesahkan undang-undang yang mencegah pajak berganda.
Anggota DPR AS Lucy McBath, wakil ketua kedua Congressional Black Caucus (CBC), dan Valerie Foushee, anggota kaukus tersebut, bertemu dengan Lai di Kantor Kepresidenan sebagai bagian dari kunjungan lima hari ke Taiwan yang akan berakhir Sabtu.
Dalam sambutannya kepada para tamu, Lai mengucapkan terima kasih kepada McBath, Foushee, dan Kongres AS atas dukungan kuat mereka terhadap Taiwan yang demokratis dan upaya mereka untuk memperdalam hubungan AS-Taiwan.
Dalam lingkungan internasional yang berubah dengan cepat, Taiwan akan terus memperkuat ketahanan ekonomi dan meningkatkan kemampuan pertahanan diri, sambil memperluas kerja sama pertahanan dengan AS untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan, kata Lai.
Selain itu, Lai menyoroti pendalaman hubungan industri antara Taiwan dan negara bagian AS, dengan menyebut Aliansi Pendidikan Semikonduktor Taiwan-AS, sebuah inisiatif yang diluncurkan bulan lalu yang bertujuan melatih talenta tenaga kerja untuk industri semikonduktor dan kecerdasan buatan.
Lai mencatat bahwa McBath dan Foushee mewakili pusat teknologi utama AS di Georgia dan North Carolina saat ia mendorong perluasan kerja sama di bidang AI dan ilmu pengetahuan maju antara kedua pihak.
Sementara itu, presiden meminta Kongres AS untuk mempercepat pengesahan undang-undang yang mencegah pajak berganda, yang menurutnya akan mengurangi hambatan investasi lintas negara dan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk kerja sama komersial.