Taipei, 1 Mei (CNA) Duta Besar Haiti untuk Taiwan dan Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) pada Kamis (30/4) menegaskan kembali hubungan bilateral saat kedua negara sekutu diplomatik tersebut merayakan ulang tahun ke-70 hubungan mereka dalam sebuah resepsi di Taipei.
"Hubungan bilateral ini adalah salah satu yang tertua dan paling konsisten bagi Haiti di Asia, mencerminkan persahabatan jangka panjang yang didasarkan pada demokrasi, perdamaian, dan saling menghormati kedaulatan," kata Duta Besar Roudy Stanley Penn.
Penn mengatakan Haiti secara konsisten mendukung Taiwan di panggung internasional dan tetap "setia pada prinsip dan sejarahnya."
Sebagai republik kulit hitam yang merdeka pertama di dunia, Haiti "lahir dari perjuangan untuk kebebasan, martabat manusia, dan penentuan nasib sendiri yang berpusat pada rakyat," ujarnya.
"Sejak saat itu, diplomasi Haiti telah membawa nilai-nilai ini ke depan, memberikan kontribusi dengan caranya sendiri yang unik dalam perjuangan kebebasan global," kata Penn.
"Dengan semangat inilah kami berdiri bersama Taiwan," tambahnya.
Melihat ke depan, duta besar tersebut berharap persahabatan antara Haiti dan Taiwan, "yang ditempa melalui sejarah," akan terus menjadi "kekuatan hidup yang mengangkat kita dan memanggil kita untuk bertindak."
Lin mengatakan Taiwan dan Haiti telah bekerja sama sejak menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1956, mencapai kemajuan di bidang seperti pertanian, infrastruktur, kesehatan masyarakat, dan pendidikan.
Kedua negara berbagi nilai-nilai seperti kebebasan, hak asasi manusia, demokrasi, dan ketahanan, kata Lin.
Ia juga berterima kasih kepada Haiti karena menjadi salah satu "sekutu paling setia" Taiwan, dengan menyebut dukungannya terhadap partisipasi Taiwan di komunitas internasional, termasuk di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi seperti Organisasi Kesehatan Dunia dan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional.
Taiwan, secara resmi bernama Republik Tiongkok, dan Republik Haiti menjalin hubungan diplomatik pada 25 April 1956.
Haiti adalah salah satu dari 12 negara yang mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan.
Negara Karibia tersebut telah menghadapi peningkatan kekerasan geng dan kerusuhan sosial sejak pembunuhan mantan Presiden Jovenel Moïse di rumahnya pada Juli 2021.
Negara tersebut saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri sementara Alix Didier Fils-Aimé.
Selesai/IF