LINTAS SELAT /Ketua KMT jawab pertanyaan terkait "reunifikasi" usai bertemu Presiden Tiongkok

11/04/2026 11:59(Diperbaharui 11/04/2026 12:16)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Ketua Kuomintang Cheng Li-wun menyapa Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing, Tiongkok, Jumat. (Sumber Foto : Kuomintang)
Ketua Kuomintang Cheng Li-wun menyapa Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing, Tiongkok, Jumat. (Sumber Foto : Kuomintang)

Taipei, 11 Apr. (CNA) Ketua Kuomintang (KMT) Cheng Li-wun (鄭麗文) hari Kamis (10/4) ditanya apakah ia sependapat dengan visi Presiden Tiongkok Xi Jinping (習近平) tentang "reunifikasi" Taiwan dan Tiongkok, setelah pertemuan mereka di Beijing di mana mereka berjanji untuk mendekatkan masyarakat di kedua sisi.

Baca juga: Xi-Cheng berjanji untuk bawa masyarakat di kedua sisi Selat Taiwan jadi 'lebih dekat'

Ditanya dalam konferensi pers di Beijing, Cheng tidak memberikan jawaban langsung, tetapi mengutip Xi yang mengatakan selama pertemuan mereka bahwa "sistem sosial dan keyakinan politik bisa berbeda, tetapi nenek moyang bersama dan garis keturunan bangsa ini tidak boleh terputus".

"Sistem sosial yang berbeda bukan alasan untuk melakukan pemisahan," kata Cheng mengutip Xi, seraya menambahkan bahwa ia percaya pernyataan sekretaris jenderal Partai Komunis Tiongkok (PKT) tersebut merupakan "ungkapan niat baik yang besar."

Meskipun banyak perbedaan antara Taiwan dan Tiongkok, "Pencapaian Taiwan dan pencapaian daratan semuanya adalah pencapaian bangsa Tionghoa," katanya.

Kedua sisi Selat Taiwan harus saling menghormati dan belajar satu sama lain untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja sama, tambahnya.

Cheng mengatakan dalam acara pers tersebut bahwa ia juga menyampaikan perbedaan-perbedaan ini kepada Xi, yang kemudian menjawab bahwa perbedaan itu harus diatasi dengan "kesabaran" dan "ketekunan".

"Tiongkok Daratan menghormati sistem sosial dan cara hidup yang dipilih rekan-rekan Taiwan," kata Cheng mengutip Xi. "Namun, ia juga berharap Taiwan dapat mengakui perkembangan dan pencapaian Tiongkok Daratan."

Ketua Kuomintang Cheng Li-wun. (Sumber Foto : CNA, 10 April 2026)
Ketua Kuomintang Cheng Li-wun. (Sumber Foto : CNA, 10 April 2026)

Dalam pertemuannya dengan Xi, Cheng mengatakan ia mendorong pengembangan hubungan lintas selat secara damai, dimulainya kembali mekanisme negosiasi, dan manfaat bersama bagi kedua sisi.

Ia membahas partisipasi Taiwan yang lebih luas dalam organisasi internasional berdasarkan meningkatnya kepercayaan lintas selat, serta kelanjutan operasi platform komunikasi antara KMT dan PKT.

Cheng mengatakan ia menyampaikan harapan Taiwan untuk berpartisipasi dalam Majelis Kesehatan Dunia (WHA), majelis umum Organisasi Polisi Kriminalitas Internasional (Interpol), dan majelis Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).

Ia juga mengatakan selama pertemuannya dengan Xi bahwa kedua pihak seharusnya mengeksplorasi keanggotaan Taiwan dalam Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).

Ketika ditanya bagaimana Xi menanggapi usulannya agar Taiwan diizinkan memperluas partisipasinya dalam organisasi internasional, Cheng mengatakan bahwa Xi "menyambutnya dan merespons dengan sangat positif".

Sejak kembalinya Partai Progresif Demokratik yang condong pada kemerdekaan berkuasa pada 2016, Beijing terus menghalangi Taiwan untuk berpartisipasi dalam organisasi internasional. Akibatnya, Taiwan menghadapi hambatan besar dalam upayanya untuk bergabung dengan CPTPP dan telah absen dari WHA sejak 2016 serta dari majelis ICAO sejak 2013.

(Oleh Sean Lin dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.