Taipei, 26 Mei (CNA) Tiga pengiriman trafel hitam segar yang diimpor dari Prancis dan Bulgaria ditolak di perbatasan Taiwan setelah hasil uji menemukan kadar logam berat kadmium yang melebihi batas, kata Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) pada hari Selasa (26/5).
Pengiriman tersebut, yang diimpor oleh dua perusahaan berbeda, memiliki berat gabungan 4,3 kilogram dan telah dikembalikan atau dimusnahkan sebelum masuk ke pasar, kata TFDA dalam laporan inspeksi perbatasan mingguan.
Menurut Liu Fang-ming (劉芳銘), direktur Pusat Manajemen Taiwan Utara TFDA, trafel tersebut ditemukan mengandung antara 3 hingga 5 miligram (mg) kadmium per kilogram, melebihi batas 2 mg per kg.
TFDA mengatakan akan memberlakukan langkah inspeksi yang lebih ketat terhadap importir, Evergreen Engineering Co. dan European Arcade Food.
Sejak 2024, Evergreen Engineering telah melaporkan tujuh kasus lain yang melibatkan residu pestisida berlebihan atau kontaminasi logam berat dalam produk makanannya, dan TFDA kini akan mewajibkan 100 persen pengiriman impornya untuk diperiksa, kata lembaga tersebut.
Pada periode yang sama, European Arcade Food telah dikaitkan dengan tiga kasus kadar kadmium berlebihan dalam trafel, dan setelah insiden terbaru, produk mereka akan diperiksa dengan tingkat 20-50 persen, kata lembaga tersebut.
TFDA juga melaporkan bahwa satu pengiriman wadah kertas yang diimpor dari Tiongkok gagal dalam uji migrasi, yang menunjukkan seberapa besar kemungkinan zat dari wadah tersebut dapat berpindah ke barang yang mereka tampung.
Pengiriman tabung kertas tersebut ditemukan mengandung kadar residu penguapan dan zat yang larut dalam kloroform yang berlebihan, menurut TFDA.
Sebanyak 134,4 kg produk tersebut diperintahkan untuk dikembalikan atau dimusnahkan, dan importirnya kini juga akan menghadapi inspeksi perbatasan 100 persen, kata lembaga tersebut.