Presiden Lai sampaikan belasungkawa setelah bencana tambang mematikan di Tiongkok

25/05/2026 11:36(Diperbaharui 25/05/2026 11:37)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kantor Kepresidenan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kantor Kepresidenan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 25 Mei (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) hari Sabtu (23/5) menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang tewas dalam bencana tambang mematikan sehari sebelumnya di Tiongkok utara.

"Kami sangat berduka atas bencana tambang di Shanxi, Tiongkok. Belasungkawa terdalam saya kepada mereka yang kehilangan orang tercinta serta para korban luka dan keluarganya," kata Lai dalam sebuah unggahan di X.

"Taiwan siap memberikan bantuan kemanusiaan. Kami berharap mereka yang membutuhkan segera diselamatkan dan semoga para korban yang telah meninggal beristirahat dengan tenang," ujar Lai, menulis dalam karakter Tionghoa sederhana yang digunakan di Tiongkok.

Menurut laporan Reuters, setidaknya 90 orang tewas dalam ledakan gas di sebuah tambang batu bara di Provinsi Shanxi, yang merupakan kecelakaan tambang paling mematikan di Tiongkok sejak setidaknya tahun 2009.

Ledakan gas, yang penyebabnya masih diselidiki, terjadi pada Jumat malam di tambang batu bara Liushenyu di Kabupaten Qinyuan, dengan 247 pekerja sedang bertugas di bawah tanah, kata Reuters mengutip laporan media pemerintah Tiongkok.

Upaya penyelamatan di tambang tersebut masih berlangsung hingga Sabtu malam, menurut laporan Kantor Berita Xinhua yang dikelola pemerintah Tiongkok.

(Oleh Wen Kuei-hsiang, Matthew Mazzetta dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.