Taipei, 26 Mei (CNA) Kebun Binatang Taipei akhirnya menemukan trenggiling kecil lanjut usia mereka yang bernama "Blackie" pada Senin sore (25/5) setelah hewan tersebut hilang selama seminggu, meskipun hewan itu tampaknya tidak terlalu bersemangat untuk kembali ke kandangnya, kata kebun binatang tersebut dalam sebuah pernyataan pada Senin malam.
Kebun binatang telah mencari Blackie (黑妞) sejak 19 Mei setelah staf menemukan dari rekaman kamera pengawas bahwa hewan tersebut telah melarikan diri dari kandangnya pada malam tanggal 18, kata pihak kebun binatang.
• Trenggiling tua hilang dari Kebun Binatang Taipei; publik diminta bantu pencarian
Setelah hampir satu pekan berlalu, seorang staf kebun binatang melihat Blackie dengan santai menyeberang jalan sekitar pukul 17.00 saat ia mengendarai kendaraan di jalur layanan yang mengelilingi kebun binatang dan tidak terbuka untuk umum.
Ia segera keluar dari kendaraan untuk melacak hewan berusia 11 tahun itu dan mengikutinya saat menyeberang jalan dan menuju ke sebuah jalan papan dekat jam tenaga surya di depan area hutan hujan tropis kebun binatang, dekat dengan area yang dapat diakses pengunjung.
Kebun binatang dengan cepat memanggil staf terdekat untuk membantu menangkap trenggiling tersebut. Mereka berhasil, namun tidak sebelum Blackie menunjukkan "kekuatan dan semangat yang mengejutkan" saat ia berjuang dan melawan ketika ditangkap, bahkan sempat mencakar tangan salah satu staf, kata pihak kebun binatang.
Akhirnya, kebun binatang membawa Blackie dengan selamat ke rumah sakit hewan untuk pemeriksaan. Pemeriksaan awal tidak menemukan luka luar, namun hewan tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut setelah beristirahat, menurut pihak kebun binatang.
Selama upaya pencarian, kebun binatang mengerahkan total 65 staf pada 19 dan 20 Mei, dan lebih dari 10 orang terus berpatroli di area sekitar setiap hari setelah itu, kata pihak kebun binatang.
Kebun binatang juga memasang enam kamera otomatis dan empat kandang jebakan di area tersebut, namun perangkat tersebut hanya merekam gambar hewan liar, termasuk kijang Reeves, musang kepiting, musang luwak, dan burung pegar Swinhoe, tanpa mencatat keberadaan Blackie.
Kebun binatang berterima kasih kepada Asosiasi Anjing Pelacak Taiwan atas bantuannya dalam pencarian. Pada satu titik, anjing pelacak mendeteksi aroma Blackie di daerah perbukitan kebun binatang dekat kandang panda raksasa.