Taipei, 24 Sep. (CNA) Taiwan meraih medali esports pertamanya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada Kamis (24/9), dengan memenangkan perunggu dalam turnamen "Naraka: Bladepoint" setelah kalah 0-3 dari Tiongkok di semifinal.
Skuad Taiwan, yang terdiri dari Liu Tang-shiun (柳棠曛), Chen Shang-yi (陳尚億), Cheng Hsu-yu (鄭勗佑), Yen Kai-en (顏慨恩), dan Yeh Chih-yu (葉芝妤), telah memastikan tempat di podium ketika mereka lolos ke empat besar sebagai peringkat kedua di grup penyisihan mereka.
Namun, dalam pertandingan semifinal melawan tim Tiongkok yang kuat, para pemain Taiwan dikalahkan 0-3 dan harus puas dengan posisi ketiga dalam kompetisi "Naraka: Bladepoint".
Dalam wawancara media, Chen, kapten tim, mengatakan bahwa dirinya merasa kerja keras dan keringat yang mereka curahkan selama enam bulan terakhir tidak sia-sia karena setidaknya mereka berhasil mempersembahkan satu medali bagi Taiwan.
Selama latihan bersama, kata Chen, para anggota sering berselisih akibat miskomunikasi, sehingga dirinya harus berperan menjadi penengah. Namun, setelah pertengkaran selesai dan mereka meninggalkan permainan, hubungan antaranggota tetap tidak terpengaruh. "Saya merasa perjalanan ini sangat berkesan."
Chen mengatakan pengalaman bertanding di kejuaraan dunia sebelumnya membuatnya menghadapi pertandingan kali ini dengan lebih santai.
Ia juga menceritakan bahwa sebelum perjalanan, ia secara khusus mengunjungi Kuil Guandi di Kaohsiung dan sempat bersembahyang kepada Dewi Mazu di Taoyuan, memohon agar perjalanan mereka di Asian Games berjalan lancar dan mereka dapat naik podium.
Alhasil, kata Chen, hasil undian yang cukup menguntungkan pada babak penyisihan membantu mereka masuk ke tahap semifinal dan meraih medali sesuai harapan.
"Asian Games adalah ajang yang sangat besar. Menurut saya, bisa membawa pulang medali sambil mengenakan seragam nasional adalah suatu pencapaian yang luar biasa," kata Chen.
Chen sambil bergurau mengatakan kepada CNA bahwa ia telah memutuskan untuk menginvestasikan seluruh bonus medali perunggu, yang sebesar NT$900.000 (Rp507 juta), di pasar saham, dengan harapan dapat terus menambah aset pribadinya.
"Naraka: Bladepoint" adalah permainan elektronik di mana para pemain saling bertarung untuk menjadi yang terakhir bertahan. Permainan ini menggabungkan pertarungan jarak dekat yang terinspirasi dari seni bela diri.
Selesai/JC