Pameran transportasi di Berlin tampilkan paviliun Taiwan untuk pertama kalinya

24/09/2026 11:01(Diperbaharui 24/09/2026 11:01)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Menteri Transportasi Chen Shih-kai (keempat dari kanan) dan Ditjen Biro Perkeretaapian Young Cheng-chung (ketiga dari kanan) bersama perwakilan industri bersulang untuk membuka paviliun nasional pertama Taiwan di InnoTrans di Berlin pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 23 September 2026)
Menteri Transportasi Chen Shih-kai (keempat dari kanan) dan Ditjen Biro Perkeretaapian Young Cheng-chung (ketiga dari kanan) bersama perwakilan industri bersulang untuk membuka paviliun nasional pertama Taiwan di InnoTrans di Berlin pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 23 September 2026)

Berlin, 24 Sep. (CNA) Taiwan memulai debut paviliun nasional pertamanya di pameran dagang teknologi transportasi global di Berlin pada Selasa (21/9), yang bertujuan untuk menunjukkan solusi perkeretaapian yang tangguh dan menarik mitra internasional, kata pejabat di acara.

Diselenggarakan Biro Perkeretaapian di bawah Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC), Paviliun Taiwan di pameran InnoTrans mengumpulkan 14 mitra dari kalangan akademisi, lembaga penelitian, dan sektor swasta, termasuk Taiwan High Speed Rail Corp.

Pameran ini berfokus pada transit pintar dan ketahanan rel, menyoroti keunggulan Taiwan di bidang 5G, AIoT, integrasi sistem rel pintar, dan industri terkait, kata Direktur Jenderal Biro Perkeretaapian Young Cheng-chung (楊正君).

Perusahaan-perusahaan Taiwan sebelumnya berpameran di stan-stan terpisah di seluruh pameran, tetapi paviliun baru ini berfungsi sebagai platform bagi sektor perkeretaapian domestik untuk mendapatkan visibilitas global dan membangun kemitraan internasional, ujar Young.

Sebanyak 26 perusahaan Taiwan lainnya berpameran secara independen di acara tersebut, yang akan berlangsung hingga Jumat, menurut MOTC.

Menteri Transportasi Chen Shih-kai (陳世凱) mengatakan kepada para hadirin pada upacara pembukaan bahwa meskipun Taiwan berukuran kecil, pengembangan kereta tradisional, kereta cepat, MRT perkotaan, dan LRT selama satu abad mencerminkan ambisinya dalam transportasi rel.

Chen mengatakan Taiwan akan menerapkan keahliannya di bidang kecerdasan buatan, simulasi virtual, dan teknologi informasi untuk meningkatkan kemampuannya dalam desain kereta, elektromekanika, integrasi sistem, dan verifikasi keselamatan, memperkuat fondasinya untuk pertumbuhan industri rel di masa depan.

(Oleh Lin Shang-ying, Shih Hsiu-chuan, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.