Dorong perluasan pasar, Indonesia hadir dalam pameran sepeda internasional Taipei Cycle 2026

30/03/2026 18:49(Diperbaharui 30/03/2026 18:49)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Arif Sulistiyo (dua dari kiri) Kepala KDEI berfoto bersama para exhibitor di acara Taipei Cycle 2026. (Sumber Foto : KDEI)
Arif Sulistiyo (dua dari kiri) Kepala KDEI berfoto bersama para exhibitor di acara Taipei Cycle 2026. (Sumber Foto : KDEI)

Taipei, 30 Mar. (CNA) Dalam upaya memperkuat dan memperluas pangsa pasar sepeda, Indonesia kembali hadir dalam pameran berskala internasional di Taiwan. Indonesia menunjukkan konsistensi dan kontinuitasnya melalui partisipasi pada ajang Taipei Cycle 2026 yang digelar pada 25–28 Maret 2026 di Taipei Nangang Exhibition Center, tulis rilis pers Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI). 

Dengan mengusung tema “Cycling to Wellness”, delegasi Indonesia siap bersaing dengan sekitar 900 perusahaan yang berasal dari kawasan Asia, Eropa, dan Amerika. Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, didampingi oleh jajaran Bidang Perdagangan, hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus mendukung konsistensi industri sepeda Indonesia pada pameran tersebut. 

Dalam kesempatan itu, Arif meninjau langsung stan delegasi Indonesia, di antaranya PT Insera Sena yang merupakan produsen sepeda merek Polygon, serta PT Industri Karet Deli selaku produsen komponen ban sepeda.

Dengan tema “Cycling to Wellness”, delegasi Indonesia siap bersaing. (Sumber Foto : KDEI)
Dengan tema “Cycling to Wellness”, delegasi Indonesia siap bersaing. (Sumber Foto : KDEI)

​Arif berharap keikutsertaan Indonesia dalam Taipei Cycle 2026 dapat memperkuat kolaborasi pelaku usaha yang selama ini telah terjalin. Selain itu, momentum ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri sepeda nasional melalui pembentukan kerja sama baru dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) potensial yang hadir, menurut keterangan tersebut. 

​“KDEI Taipei siap mendukung langkah industri sepeda Indonesia untuk terus bersaing di kancah global. Kami akan mengawal agar keikutsertaan pelaku usaha Indonesia dalam Taipei Cycle 2026 memberikan dampak strategis, positif, dan berkelanjutan, serta mewujudkan kolaborasi nyata dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk di Taiwan,” tegas Arif.

Taipei Cycle 2026 yang digelar pada 25–28 Maret 2026 di Taipei Nangang Exhibition Center. (Sumber Foto : KDEI)
Taipei Cycle 2026 yang digelar pada 25–28 Maret 2026 di Taipei Nangang Exhibition Center. (Sumber Foto : KDEI)

​Optimisme serupa disampaikan oleh para pelaku usaha. Yosafat, perwakilan dari PT Insera Sena, menyampaikan bahwa partisipasi dalam Taipei Cycle membuka peluang kerja sama yang lebih luas, tidak hanya dengan pasar Taiwan, tetapi juga dengan negara-negara di kawasan Amerika, Eropa, dan Inggris, tulis keterangan tersebut. 

​Hal senada diungkapkan oleh Bahrum dari PT Industri Karet Deli. Menurutnya, keterlibatan di Taipei Cycle bukan sekadar pameran produk, melainkan forum strategis untuk bertatap muka dengan para mitra bisnis global yang telah menjalin kerja sama selama ini, baik dari Taiwan maupun dari kawasan Amerika dan Eropa.

(Oleh Miralux)
Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.