Taipei, 30 Mar. (CNA) Pemerintah Kabupaten Taitung mengatakan mereka baru-baru ini menggelar kegiatan rekreasi, silaturahmi, dan sosialisasi peraturan bagi warga asing di wilayah pesisir, yang menarik hampir 200 peserta, termasuk pekerja migran, pemberi kerja, dan agensi.
Dengan mempertimbangkan karakteristik anak buah kapal migran, kegiatan pada Rabu (25/3) yang bertujuan untuk memperkuat perlindungan hak kerja dan meningkatkan kemampuan adaptasi kehidupan warga asing ini diadakan di Kelurahan Chenggong, kata Departemen Urusan Sosial Taitung dalam siaran pers Kamis lalu.
Bupati Taitung, April Yao (饒慶鈴) menyatakan bahwa pekerja asing telah menjadi "mitra penting yang tidak terpisahkan" dalam perkembangan industri kabupaten di Taiwan timur itu.
Pemerintah kabupaten terus bekerja sama dengan otoritas pusat dalam mendorong berbagai kebijakan ramah warga asing, termasuk memperkuat perlindungan hak pekerja, mendorong layanan multibahasa, mengoptimalkan pengelolaan agensi, dan memperdalam upaya pencegahan perdagangan manusia, ucapnya.
Selain itu, melalui berbagai kegiatan pertukaran budaya, tambahnya, upaya kepedulian juga diperkuat, sehingga para pekerja migran dapat berbagi cita rasa kampung halaman mereka, meningkatkan pemahaman budaya dan ikatan emosional.
Dari sini, warga asing tidak hanya dapat bekerja dengan tenang di Taitung, tetapi juga merasakan kehangatan seperti memiliki rumah kedua, kata Yao.
Kepala Departemen Urusan Sosial, Chen Shu-lan (陳淑蘭) menyampaikan bahwa berdasarkan data hingga akhir Februari, jumlah warga asing di Taitung sekitar 3.220 orang, termasuk 235 yang bekerja di sektor perikanan laut.
Untuk memenuhi kebutuhan berbagai kelompok, ucapnya, pemerintah kabupaten terus memperdalam layanan melalui berbagai cara, termasuk sosialisasi peraturan, menyediakan layanan di lokasi, membuka pusat konsultasi, serta memperkuat mekanisme inspeksi dan pembinaan.
Langkah-langkah ini, kata Chen, bertujuan untuk membangun sistem dukungan yang lebih komprehensif bagi warga asing, sekaligus meningkatkan partisipasi kebijakan dan efektivitas nyata melalui kegiatan berbasis interaksi.
Dalam kegiatan Rabu, dirancang dua materi utama, yakni Undang-Undang Layanan Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Pencegahan Perdagangan Manusia, dan terdapat penerjemah yang mendampingi para warga asing.
Suasana interaktif yang santai juga diciptakan melalui kuis berhadiah dan jamuan makan bersama, sehingga acara ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga mempererat komunikasi dan kepercayaan antara pemberi kerja, agensi, dan warga asing, menurut pemerintah kabupaten.
Pemerintah Kabupaten Taitung menambahkan bahwa selain menyosialisasikan hak-hak warga asing, pihaknya juga mengingatkan para pemberi kerja dan masyarakat untuk memerhatikan pelanggaran yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, yang dapat dijatuhi sanksi.
Masyarakat yang memiliki pertanyaan terkait peraturan dapat menghubungi pusat layanan konsultasi warga asing di nomor 089-359740 atau 089-348619, kata pemerintah kabupaten.
Ke depannya, kata pemerintah kabupaten, mereka akan terus mengintegrasikan sumber daya ketenagakerjaan dan sosial, mendorong layanan yang menyeimbangkan keberagaman budaya dan perlindungan hak, serta bersama-sama membangun lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan inklusif.
Selesai/IF