Taipei, 30 Mar. (CNA) Seorang mahasiswi asal Indonesia menjadi salah satu anggota tim dari National Central University (NCU) yang meraih juara dan penghargaan video terbaik dalam Taiwan in My Eyes 120h-We Farm We Grow, kompetisi pengembangan berkelanjutan tingkat nasional.
"Team Seeds" mengusung konsep utama "Pertanian Berkelanjutan dan Sumber Daya Air", di mana melalui penelitian lapangan secara langsung, mereka mengajukan rencana aksi inovatif serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan tanah dan sumber daya air, menurut siaran pers NCU.
Selain itu, tim ini juga mengemas proses eksplorasi mereka dalam bentuk video dokumenter yang "kreatif dan ringan", sehingga isu keberlanjutan pangan-pertanian menjadi lebih dekat dengan masyarakat, dan berhasil meraih penghargaan video terbaik dalam kompetisi, tambah NCU.
"Team Seeds" terdiri dari empat mahasiswa lintas negara dan jurusan, yaitu Amber Yang (楊詠卉) dari Taiwan, Au Phuong Mi dari Vietnam, Chirag Jindal dari India, dan Maxvallecia Frikandy dari Indonesia.
Tim ini dibimbing mentor Magister Administrasi Bisnis Eksekutif (EMBA) Huang Ching-en (黃金恩) dan Chang Kuo-chiang (常國強), yang menggabungkan pengetahuan akademis dengan pengalaman praktis untuk menghasilkan rencana aksi pangan-pertanian yang "inovatif dan berkelanjutan", menurut NCU.
NCU menyebut prestasi ini tidak hanya menunjukkan wawasan internasional serta kemampuan kolaborasi lintas bidang mahasiswa universitas tersebut, tetapi juga menegaskan efektivitas sistem mentor industri EMBA dalam pengembangan talenta.
Melalui pertukaran praktis dan berbagi pengalaman industri, kata pihak universitas, mahasiswa dibantu untuk terhubung dengan tren industri dan pola pikir manajerial.
Ke depannya, kata NCU, mereka akan terus memperdalam pendidikan lintas disiplin dan pembelajaran berbasis praktik, guna mencetak generasi baru yang memiliki wawasan global, pemikiran inovatif, dan kesadaran akan keberlanjutan.
Memasuki edisi ke-12-nya, Taiwan in My Eyes 120h-We Farm We Grow 2026 diselenggarakan bersama oleh CTCI Education Foundation dan Taiwan Institute for Sustainable Energy, dan diikutsertai 58 tim dari 28 perguruan tinggi.
Menurut pengenalannya, kompetisi ini melanjutkan misinya untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai bagaimana 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa diterapkan di Taiwan.
Tema tahun ini, "Agripangan yang Aman dan Berkelanjutan", mengajak peserta untuk mengeksplorasi dimensi keberlanjutan dalam sektor pertanian dan pangan Taiwan.
Selama program lima hari, tim mahasiswa terpilih mengunjungi enam lokasi yang telah ditentukan guna memahami inisiatif pengembangan energi di Taiwan. Selain itu, setiap kelompok juga ditugaskan untuk mengeksplorasi enam tempat tambahan yang terkait dengan SDGs di berbagai wilayah negeri.
Mereka menyusun rencana perjalanan berkelanjutan yang komprehensif dengan menggabungkan lokasi-lokasi tersebut, sambil melakukan riset lapangan, kunjungan ke perusahaan, dan proyek komunitas, menurut pengenalan kompetisi.
Selesai/IF