Pemerintah Taiwan latih pengurus puluhan organisasi mahasiswa Tionghoa perantauan

15/10/2026 13:41(Diperbaharui 15/10/2026 13:41)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Seminar pelatihan pengurus organisasi mahasiswa Tionghoa perantauan di Taiwan pada 13-16 Oktober. (Sumber Foto : OCAC)
Seminar pelatihan pengurus organisasi mahasiswa Tionghoa perantauan di Taiwan pada 13-16 Oktober. (Sumber Foto : OCAC)

Taipei, 15 Okt. (CNA) Dewan Urusan Komunitas Luar Negeri (OCAC) hari Selasa (13/10) membuka pelatihan empat hari bagi hampir 100 pengurus organisasi mahasiswa Tionghoa perantauan di Taiwan, di mana mereka mendapatkan materi praktik kepemimpinan, sosialisasi keamanan digital, dan pendampingan kehidupan pelajar.

Pelaksana Tugas Menteri OCAC Lee Yen-hui (李姸慧) mendorong para pengurus untuk memanfaatkan pelatihan tersebut guna memahami prinsip-prinsip pengelolaan organisasi, hal-hal penting dalam pendampingan kehidupan mahasiswa, serta informasi penting mengenai pekerjaan di Taiwan.

Lee juga meminta mereka membantu menyosialisasikan kebijakan terbaru terkait kesempatan untuk tetap tinggal di Taiwan setelah menyelesaikan studi.

Seiring industri teknologi tinggi Taiwan berkembang pesat, kata Lee, negara tersebut tahun ini mencatat pertumbuhan ekonomi yang mengesankan sementara memiliki prospek pembangunan yang cerah, sehingga berbagai sektornya membutuhkan tenaga kerja berbakat.

Oleh karena itu, ucapnya, Taiwan dapat menawarkan kesempatan pengembangan karier dan ruang untuk mengaktualisasikan potensi yang baik bagi mahasiswa Tionghoa perantauan.

OCAC dalam beberapa tahun terakhir aktif mendukung kebijakan nasional di bidang pengembangan sumber daya manusia, dengan berfokus pada perekrutan, pengembangan, dan retensi talenta, serta terus menyempurnakan atau melonggarkan berbagai ketentuan terkait, menurut siaran pers yang dirilis Rabu.

(Sumber Foto : OCAC)
(Sumber Foto : OCAC)

Di antaranya, mahasiswa asing kini dapat bekerja tanpa izin kerja hingga dua tahun setelah lulus sehingga memiliki waktu lebih leluasa untuk menjajaki pilihan karier, sementara persyaratan dalam sistem penilaian berbasis poin untuk memperoleh izin kerja juga terus dilonggarkan.

Selain itu, OCAC terus menyediakan berbagai dukungan, termasuk beasiswa dan bantuan pencocokan penempatan magang, guna membantu mahasiswa Tionghoa perantauan melanjutkan pendidikan serta mengembangkan karier di Taiwan, kata lembaga setingkat kementerian tersebut.

Lee menegaskan bahwa organisasi-organisasi mahasiswa Tionghoa merupakan jembatan komunikasi yang sangat penting antara OCAC dan pelajar perantauan di seluruh Taiwan.

Organisasi-organisasi tersebut tidak hanya dapat membantu menyampaikan kebijakan dan informasi penting pemerintah, tetapi juga memungkinkan OCAC untuk memahami kondisi mahasiswa Tionghoa perantauan di Taiwan secara lebih mendalam, kata Lee.

Ia mendorong para pengurus untuk membagikan informasi terbaru mengenai kebijakan pendidikan dan ketenagakerjaan kepada lebih banyak mahasiswa Tionghoa perantauan, bahkan juga ke negara asal, agar adik-adik tingkat dapat memahami situasi terkini serta peluang untuk melanjutkan studi dan berkarier di Taiwan.

Selain pelatihan, juga digelar seminar yang membahas berbagai ketentuan dan isu terkait, termasuk sistem penilaian poin untuk izin kerja, izin tinggal untuk bekerja setelah menyelesaikan studi, keterampilan mencari pekerjaan, peraturan ketenagakerjaan, adaptasi di lingkungan kerja, serta penyelesaian perbedaan budaya.

Kegiatan ini, yang dihadiri mahasiswa dari berbagai negara termasuk dari Hong Kong, Makau, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Filipina, Myanmar, Tailan, bertujuan membantu mahasiswa memahami kebijakan terbaru mengenai pekerjaan di Taiwan dan meningkatkan minat mereka untuk tetap tinggal serta mengembangkan karier setelah lulus, menurut OCAC.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.