Taipei, 15 Okt. (CNA) Kementerian Pertahanan Nasional (MND) mengatakan pada Kamis (15/10) bahwa mereka sedang memantau secara ketat kemungkinan latihan militer skala besar oleh Tiongkok di dekat Taiwan seiring mendekatnya musim puncak tradisional untuk latihan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).
Dalam konferensi pers Kamis, pejabat pertahanan ditanya apakah latihan skala besar yang mengepung Taiwan dapat terjadi seiring mendekatnya musim puncak PLA pada bulan November-Desember.
Pan Chun-kuang (潘俊光), seorang pejabat dari Kantor Wakil Kepala Staf Umum untuk Intelijen, mengatakan MND menggunakan kemampuan intelijen, pengawasan, dan pengintaian gabungan untuk memantau aktivitas terbaru PLA.
Kementerian telah memperhatikan bahwa Tiongkok baru-baru ini menggunakan propaganda tentang aktivitas militernya untuk meningkatkan upaya perang kognitifnya, kata Pan.
"Kami melihat ini sebagai perilaku yang mengganggu stabilitas regional," ujarnya, seraya menambahkan bahwa kementerian akan tetap waspada tinggi dan merespons secara tepat terhadap perilaku semacam itu.
Ketika ditanya tentang armada angkatan laut yang dipimpin oleh kapal induk Liaoning milik Tiongkok, yang memulai apa yang oleh Beijing disebut sebagai "latihan rutin" di Pasifik barat pada Rabu, Pan mengatakan aktivitas tersebut telah menimbulkan kekhawatiran dari negara-negara di kawasan dan membuat mereka waspada.
Angkatan Laut PLA mengatakan latihan tersebut "tidak ditujukan kepada negara atau target mana pun."
MND akan memantau situasi dengan cermat dan mengambil tindakan pencegahan, kata Pan.
Tiongkok menggelar latihan skala besar yang mengepung Taiwan pada Agustus 2022, tak lama setelah Ketua DPR Amerika Serikat saat itu, Nancy Pelosi, mengunjungi Taiwan.
Latihan serupa sejak itu menjadi kejadian rutin, dengan setidaknya satu latihan diadakan setiap tahun dari 2023 hingga 2025.
PLA belum menggelar latihan seperti itu tahun ini.