Taipei, 15 Okt. (CNA) Pemerintah Taiwan mempertimbangkan untuk memperberat sanksi bagi pemberi kerja yang mempekerjakan pekerja migran tanpa dokumen, kata Menteri Dewan Pengembangan Nasional (NDC) Yeh Chun-hsien (葉俊顯) hari Kamis (15/10), menanggapi isu yang dilontarkan legislator oposisi.
Di Yuan Legislatif (Parlemen), Legislator Kuomintang Cheng Cheng-chien (鄭正鈐) mengatakan ia memperkirakan jumlah pekerja tanpa dokumen -- termasuk pekerja migran hilang kontak dan warga negara asing yang melebihi izin tinggal visa wisatanya -- secara kasar melebihi 100.000 orang dan berpotensi menimbulkan masalah sosial.
Sementara itu, jumlah personel di lapangan tidak mencukupi, sehingga menyulitkan penindakan, kata Cheng, seraya menanyakan langkah-langkah yang dapat diambil pemerintah untuk menangani persoalan pekerja migran hilang kontak dengan pihak berwenang.
Menanggapi, Yeh mengatakan pemerintah dapat mengupayakan perbaikan kondisi kerja dan menyediakan saluran pengaduan yang lebih mudah diakses, juga mempertimbangkan revisi undang-undang untuk memperberat sanksi bagi pemberi kerja yang mempekerjakan pekerja tanpa dokumen.
Cheng mengatakan bahwa persoalan struktural yang mendasarinya adalah ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran di pasar tenaga kerja, di mana Taiwan mengalami kekurangan pekerja di berbagai sektor, termasuk konstruksi, akomodasi dan pariwisata, jasa, serta pertanian dan peternakan.
Banyak pemberi kerja di berbagai industri bersaing untuk merekrut tenaga kerja asing, sementara biaya yang harus ditanggung pekerja migran untuk melarikan diri dari tempat kerja relatif rendah, menurut Cheng.
Menurut Cheng, dalam menangani ini, Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Urusan Ekonomi memiliki pandangan yang berbeda, sehingga NDC perlu melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta mengurus persoalan pekerja tanpa dokumen dengan benar-benar menyasar mekanisme pasar.
NDC adalah lembaga setingkat kementerian di Taiwan yang bertugas merencanakan pembangunan nasional, termasuk dalam hal strategi kebijakan.
(Oleh Pan Tzu-yu dan Jason Cahyadi)
Selesai/ja