Taipei, 14 Okt. (CNA) Perusahaan Listrik Negara Taiwan (Taipower) berencana membangun 43 gardu listrik dalam 15 tahun ke depan untuk memenuhi permintaan listrik yang terus meningkat, kata Ketua Tseng Wen-sheng (曾文生) pada hari Rabu (14/10).
Ekspansi ini juga mencakup sekitar 1.922 kilometer jaringan listrik baru, ujar Tseng dalam sebuah forum di acara Energy Taiwan di Taipei. Permintaan yang meningkat dari industri manufaktur semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI) menjadikan pengiriman listrik tepat waktu sebagai tantangan utama bagi perusahaan utilitas tersebut, katanya.
"Kami perlu membangun 43 gardu induk dalam 15 tahun, rata-rata sekitar tiga per tahun. Ini belum pernah terjadi sebelumnya," ujarnya.
Tseng mencontohkan proyek gardu induk Songhu di Taipei sebagai salah satu contoh kesulitan yang dihadapi dalam pembangunan jaringan listrik. Menurut Taipower, proyek tersebut mulai dibangun bulan lalu setelah 26 tahun perencanaan dan prosedur administratif, dan dijadwalkan selesai pada tahun 2029.
Keterbatasan lahan berarti jarak transmisi yang lebih pendek, namun juga infrastruktur yang padat sehingga membuat pembangunan jaringan baru menjadi sulit, katanya.
Tseng mencontohkan meningkatnya permintaan listrik di Taman Sains Taiwan Selatan sebagai alasan mengapa gardu induk tambahan diperlukan.
Perencanaan jaringan juga perlu mempertimbangkan penyebaran peralatan AI yang meluas, tidak hanya di pusat data besar tetapi juga ke bisnis dan kemungkinan ke rumah-rumah.
Peralatan semacam itu dapat menggeser puncak permintaan listrik malam hari ke pukul 8-10 malam, sehingga Taipower perlu menyesuaikan perkiraan beban dan menilai peningkatan jaringan listrik perkotaan yang lebih tua, ujarnya.
Bagi perusahaan yang merencanakan fasilitas baru, akses listrik tepat waktu telah menjadi pertimbangan investasi awal karena infrastruktur listrik bisa memerlukan waktu pembangunan lebih lama dibandingkan pabrik, tambah Tseng.
Ia mendorong pusat data besar untuk berlokasi dekat dengan pembangkit listrik, dengan mengatakan bahwa jaringan listrik khusus yang lebih pendek dapat mengurangi waktu konstruksi, kesulitan teknik, dan biaya.
Berbicara kepada wartawan setelahnya, Tseng mengatakan Taipower sedang mengoordinasikan lokasi dan jadwal investasi dengan pengguna utama dan berharap dapat bekerja langsung dengan perusahaan yang berkomitmen berinvestasi dalam infrastruktur komputasi.
Mengalokasikan kapasitas pasokan ke pengembang lokasi sebelum ada investor nyata dapat membuat kapasitas yang tersedia untuk proyek lain menjadi lebih sedikit, katanya. Taipower sedang mempertimbangkan aturan yang adil untuk mengatasi masalah tersebut.
Permintaan listrik terkait AI yang tumbuh paling cepat saat ini berasal dari sektor manufaktur, termasuk fabrikasi chip, produksi chip memori, pengemasan, dan produksi server, bukan dari penyedia layanan komputasi, kata Tseng.
Perencanaan dengan industri-industri tersebut kini dimulai lebih awal, termasuk selama pengembangan kawasan industri, untuk menyelaraskan infrastruktur listrik dengan jadwal ekspansi mereka, tambahnya.
Selesai/IF