Lebih dari 10 ton pasta labu putih Indonesia ditahan di perbatasan Taiwan karena pemutih

29/09/2026 11:44(Diperbaharui 29/09/2026 11:44)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan)
(Sumber Foto : Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan)

Taipei, 29 Sep. (CNA) Lebih dari 10 ton pasta labu putih dari Indonesia ditahan di perbatasan Taiwan karena kandungan residu pemutih yang melewati batas ketentuan, kata Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) pada Selasa (29/9).

Uji sampel terhadap "冬瓜醬(WHITE GOURD PASTE)" menemukan kandungan sulfur dioksida sebesar 0,12 gram per kilogram, sementara di Taiwan, penggunaan natrium bisulfit sebagai pemutih di produk buah yang diawetkan dengan gula dibatasi berdasarkan residu sulfur dioksida sebesar maksimal 0,10 g/kg, kata TFDA.

Oleh karena itu, 10.036 kilogram produk yang diimpor Sheong Tzu Enterprise Co. dari PT. Horti Bima International itu dikembalikan atau dimusnahkan sesuai peraturan, menurut TFDA.

Secara total, TFDA hari Selasa mengumumkan delapan produk impor yang ditahan di perbatasan Taiwan, termasuk dari Indonesia, Jepang, Bulgaria, Australia, Tailan, Tanzania, Tiongkok, dan Vietnam.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.