Hsu dan Yang dari Taiwan raih perak dalam turnamen Pair-Go di Jepang

28/09/2026 14:47(Diperbaharui 28/09/2026 14:47)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Gambar : Situs resmi World Pair Go Championship 2026)
(Sumber Gambar : Situs resmi World Pair Go Championship 2026)

Nagoya, 28 Sep. (CNA) Pemain Go asal Taiwan, Hsu Hao-hung (許皓鋐), peraih medali emas Asian Games Hangzhou 2022, dan Yang Tzu-hsuan (楊子萱), juara dua kali Synmosa Cup Woman Ace Player Tournament, meraih posisi kedua di World Pair Go Championship 2026 di Nagoya pada Minggu (27/9).

Hsu, pemain tingkat sembilan dan Yang, yang memegang peringkat enam, kalah di final dari pasangan Jepang, Ryo Ichiriki (tingkat sembilan) dan Rina Fujisawa (tingkat tujuh), yang meraih emas.

Turnamen ini diadakan di dalam Istana Hommaru di Kastil Nagoya yang bersejarah.

Pasangan Taiwan mencapai final Minggu setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan, Shin Min Jun dan Kim Eun Ji pada hari Sabtu, lalu mengalahkan Wang Xinghao (王星昊) dan Yu Zhiying (於之瑩) dari Tiongkok di semifinal pada hari yang sama.

Di final, pasangan Taiwan bermain dengan batu hitam dan pasangan Jepang dengan batu putih.

Menurut aturan Pair-Go, pemain bergantian dalam urutan tetap, dimulai dengan wanita yang bermain hitam, diikuti wanita yang bermain putih, lalu pria yang bermain hitam dan pria yang bermain putih.

Pasangan Jepang unggul sejak awal, dan meskipun Hsu dan Yang berusaha membalikkan keadaan, Ichiriki dan Fujisawa akhirnya memenangkan hadiah utama sebesar 5 juta yen (Rp571 juta).

Hsu dan Yang menerima 2 juta yen karena finis di posisi kedua.

Berbicara kepada CNA melalui Asosiasi Go HaiFong Taiwan, Hsu mengatakan bahwa langkah yang diambil Yang pada momen krusial di final membantu menyiapkan langkah berikutnya.

Komentarnya menyoroti kekompakan pasangan tersebut dan pentingnya koordinasi dalam Pair-Go, di mana pasangan umumnya dilarang berbicara satu sama lain kecuali untuk mengonfirmasi urutan giliran atau meminta izin pasangan untuk menyerah.

Pemain juga dilarang menggunakan bahasa tubuh atau ekspresi wajah untuk mengomunikasikan strategi, sehingga setiap pasangan harus membaca papan dan menebak maksud pasangannya.

Hsu mengatakan dirinya dan Yang hanya memiliki sedikit waktu untuk berlatih bersama sebelum turnamen, tetapi koordinasi mereka meningkat seiring berjalannya kompetisi dari Jumat hingga Minggu.

Yang mengatakan ia merasa gugup saat pertandingan pembuka pada Jumat, yang membuat mereka kalah dari Shin dan Kim, tetapi mendapatkan kepercayaan diri setelah memenangkan pertandingan kedua melawan Ding Hao (丁浩) dan Zhou Hongyu (周泓余) dari Tiongkok.

Ia mengatakan dirinya berterima kasih atas kesabaran Hsu yang berpangkat lebih tinggi dan berharap bisa berpasangan lagi dengannya di masa depan.

World Pair Go Championship 2026 merupakan acara profesional utama dari Pair Go World Festival 2026.

Selain pertandingan profesional di Kastil Nagoya, festival ini juga menampilkan kompetisi amatir dan pertandingan persahabatan di tempat lain.

Turnamen profesional ini diikuti 16 pemain profesional dalam delapan tim: satu dari Taiwan, dua dari Korea Selatan, dua dari Tiongkok, dan tiga dari Jepang.

(Oleh Chen Jung-chen, James Lo, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.