Taichung, 29 Sep. (CNA) Seorang turis asal Myanmar dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit pada Minggu (27/9) setelah ditemukan tidak sadarkan diri di kolam ombak air dangkal di sebuah taman air populer di Taiwan tengah, tetapi hingga Senin sore penyebab kematiannya belum dapat dipastikan.
Biro Pemadam Kebakaran Taichung menerima laporan sekitar pukul 14.02 bahwa pria berusia 52 tahun tersebut, yang sedang berkunjung ke Lihpao Land di Distrik Houli, tampak tidak memiliki tanda-tanda kehidupan saat ditemukan tidak sadarkan diri, menurut laporan media lokal pada Senin.
Petugas pemadam kebakaran menemukan pria tersebut tanpa luka luar yang jelas dan dalam kondisi henti jantung di luar rumah sakit.
Ia diberikan perawatan darurat di lokasi sebelum dibawa ke Lee's General Hospital cabang Dajia, di mana ia dinyatakan meninggal dunia meskipun telah dilakukan upaya resusitasi.
Kepolisian hari Senin menyatakan akan menyerahkan kasus ini kepada kejaksaan untuk dilakukan autopsi guna menentukan penyebab pasti kematiannya.
Menurut laporan media lokal, pria tersebut mengunjungi taman air bersama istrinya setelah menyewa mobil. Ia ditemukan tergeletak tengkurap di kolam ombak wahana Mala Bay di taman tersebut.
Insiden tersebut terjadi di libur akhir pekan Festival Pertengahan Musim Gugur, ketika taman air tersebut dipadati pengunjung. Beberapa pengunjung mengatakan mereka menyaksikan penjaga pantai melakukan resusitasi darurat dan melihat pria itu dibawa dengan tandu.
Pengelola taman menyampaikan belasungkawa pada Senin, tetapi mengatakan penyebab insiden masih dalam penyelidikan. Mereka menolak memberikan rincian lebih lanjut dengan alasan privasi pengunjung dan keluarganya.
Menurut media lokal, kepolisian mengatakan pria tersebut awalnya diduga tenggelam, tetapi penyebab pasti kematian akan ditentukan setelah pemeriksaan kejaksaan.
Selesai/