Nagoya, 29 Sep. (CNA) Tim estafet 4x100 meter putra Taiwan meraih medali perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada Senin (28/9) malam, memenangkan medali estafet pertama Taiwan di Asian Games sejak 2010 sekaligus memecahkan rekor nasional di nomor tersebut dengan catatan waktu 38,32 detik.
Lai Po-hsiang (賴柏翔), Chen Wen-pu (陳玟溥), Huang Zuo-jyun (黃左軍), dan Yang Chun-han (楊俊瀚) finis di belakang Tiongkok yang menang dengan waktu 38,17 detik. Korea Selatan meraih perunggu dengan waktu 38,43 detik. Rekor nasional Taiwan sebelumnya adalah 38,41 detik, yang dicetak pada Juni.
Medali perak ini merupakan medali atletik ketiga Taiwan di Asian Games tahun ini, setelah emas lompat tinggi putra Fu Chao-hsuan (傅兆玄) pada Minggu dan perunggu lari gawang 400 meter putra Lin Chung-wei (林仲威) pada Senin sebelumnya.
Lai menjaga peluang Taiwan di lari pembuka sebelum menyerahkan tongkat kepada Chen yang berlari di lintasan belakang. Huang memperkecil jarak di tikungan, dan pelari terakhir, Yang menyalip Korea Selatan untuk mengamankan posisi kedua.
Yang (29) tampil di Asian Games keempatnya dan meraih medali untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Ia mengatakan tim merasa percaya diri setelah babak penyisihan hari Minggu dan yakin emas bisa diraih.
"Saya bahkan sudah memikirkan apa yang akan saya katakan jika kami menang emas," kata Yang, seraya menambahkan bahwa perak -- medali estafet Asian Games pertamanya -- tetap terasa istimewa.
Huang meneteskan air mata setelah lomba, saat ia berterima kasih kepada ibunya yang meninggal pada Maret. Ia mengatakan telah berdoa kepada ibunya setelah mengalami masalah fisik usai babak penyisihan, berharap ia bisa menyelesaikan final dan membantu tim meraih medali.
Chen juga berlomba dalam kondisi cedera. Ia mengatakan robekan pada fasia plantar di kaki kirinya, yang diderita pada Juli, membuatnya tidak bisa berlatih menggunakan sepatu lari berpaku hingga dua pekan sebelum Asian Games dan masih membuat setiap langkah terasa sakit.
Juga pada Senin, Lin Chung-wei (林仲威) meraih medali perunggu dalam nomor lari gawang 400 meter. Di final, ia tetap berada di antara para pemimpin dan sejajar di posisi kedua setelah melewati rintangan terakhir, sebelum finis di posisi ketiga dengan catatan waktu terbaik pribadinya 48,74 detik.
Bassem Hemeida dari Qatar menang dengan waktu 47,82 detik, dan Taiju Goto dari Jepang meraih perak dengan catatan waktu terbaik pribadinya 47,93 detik. Chen Jian-rong (陳建榮) dari Taiwan menempati posisi keempat, juga mencatatkan waktu terbaik pribadinya 49,25 detik.
Pasangan bulu tangkis Ye Hong-wei (葉宏蔚) dan Nicole Gonzales Chan (詹又蓁) kalah di semifinal dari pasangan Tiongkok Jiang Zhenbang (蔣振邦) dan Wei Yaxin (魏雅欣) dengan skor 21-13, 21-9, sehingga harus puas dengan perunggu, medali ganda campuran bulu tangkis Asian Games pertama Taiwan sejak 2010.
Petenis meja Lin Yun-ju (林昀儒) meraih perunggu tunggal putra setelah kalah di semifinal yang berlangsung hingga tujuh gim dari Lin Shidong (林詩棟) asal Tiongkok, dengan skor 10-12, 9-11, 11-8, 11-9, 9-11, 11-6, 11-9.
Atlet menembak Cheng Yen-ching (鄭晏晴), Tien Chia-chen (田家榛), dan Chen Yu-ju (陳俞如) mengumpulkan total 1.734 poin untuk menempati posisi ketiga pada nomor beregu pistol 25 meter putri, di bawah Tiongkok dan Korea Selatan.
Hingga Selasa pagi, Taiwan telah meraih tiga emas, delapan perak, dan 23 perunggu.
Selesai/