Taipei, 29 Sep. (CNA) Sebuah upacara diadakan pada Senin (28/9) untuk menandai pembukaan Terowongan Shengji yang baru, yang menghubungkan Jalan Zhongxiao Timur dengan jalan akses menuju National Biotechnology Research Park (NBRP) di Distrik Nangang, secara signifikan mengurangi waktu perjalanan.
Dalam sebuah pernyataan, Wakil Menteri Dalam Negeri Wu Tang-an (吳堂安) mengatakan rute baru ini diperkirakan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas selama jam sibuk di Jalan Zhongxiao Timur Bagian 7 dan Jalan Academia, sekaligus mempersingkat waktu perjalanan antara Nangang dan Distrik Xizhi di New Taipei.
Wu mengatakan perkembangan NBRP telah mendorong pertumbuhan bisnis dan lapangan kerja di Nangang, sehingga meningkatkan permintaan akan infrastruktur transportasi di wilayah tersebut, termasuk pembangunan terowongan yang didanai pemerintah pusat senilai NT$1,878 miliar (Rp 1,06 triliun).
Rute baru ini menghilangkan kemacetan lalu lintas antara Bagian 7 Jalan Zhongxiao Timur dan Gang 130, Bagian 1 Jalan Academia serta menghubungkan taman bioteknologi dengan Stasiun Kereta Api Nangang dan MRT Taipei serta kawasan permukiman di sekitarnya, ujarnya.
Selain mengurangi waktu tempuh bagi warga lokal dan para komuter, terowongan ini juga menyediakan jalur alternatif jika Jalan Academia ditutup akibat banjir atau keadaan darurat lainnya, kata Wu, dan juga dilengkapi dengan jalur pejalan kaki dan sepeda yang terpisah.
Terletak di Distrik Nangang, Taipei dan dekat dengan Academia Sinica, NBRP mencakup area seluas 14,19 hektare dan menampung beberapa institusi, termasuk Pusat Riset Translasi Biomedis Academia Sinica (BioTReC) dan Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA).
Menurut siaran pers terpisah dari Academia Sinica, rute yang baru dibangun ini memiliki panjang sekitar 824 meter, termasuk bagian terowongan sepanjang sekitar 716 meter.
Presiden Academia Sinica Chen Chien-jen (陳建仁), yang menghadiri upacara pembukaan, mengatakan terowongan ini tidak hanya akan mengurangi kemacetan di sekitar taman, tetapi juga semakin mendukung pengembangan koridor riset biomedis dan bioteknologi di Nangang.
Academia Sinica mengatakan lebih dari 2.600 peneliti dan profesional lainnya kini berbasis di NBRP, yang dibuka pada Oktober 2018.
Terowongan baru ini menyediakan rute yang lebih nyaman antara NBRP dan kawasan sekitar Stasiun Nangang, memangkas waktu tempuh dari sekitar 15-20 menit selama jam sibuk menjadi kurang dari 10 menit, katanya.
Selesai/JC