Taipei, 14 Agu. (CNA) Regent Taipei telah menerima persetujuan dari pemerintah untuk mempekerjakan 37 pekerja asal Indonesia guna membantu mengatasi kekurangan tenaga kerja di industri perhotelan Taiwan, kata Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) pada Jumat (14/8).
Hotel tersebut menerima persetujuan pada 13 Agustus dan dapat mulai mengatur kedatangan para pekerja ke Taiwan. Menurut MOL, ini adalah bisnis pertama di sektor perhotelan yang merekrut pekerja asing dengan keterampilan menengah di bawah inisiatif pemerintah yang diluncurkan tahun ini untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja.
Regent Taipei memilih mahasiswa asing yang sebelumnya telah menjalani pelatihan di hotel tersebut dan menunjukkan kinerja baik selama program magang yang diluncurkan pemerintah pada tahun 2024.
Menurut kementerian, para mahasiswa tersebut sudah memiliki pengalaman dalam layanan perhotelan dan telah mengenal lingkungan kerja lokal, sehingga mereka dapat langsung mulai bekerja setelah tiba di Taiwan dan beradaptasi dengan cepat dengan peran baru mereka.
MOL menekankan bahwa pekerja yang direkrut di bawah inisiatif ini berbeda dengan pekerja migran karena mereka harus memenuhi persyaratan pendidikan, teknis, dan bahasa tertentu untuk mengisi posisi layanan garis depan dan profesional di industri perhotelan.
Kementerian telah membangun saluran rekrutmen untuk pekerja teknis asing dari Indonesia dan Thailand serta telah mencapai kesepakatan awal dengan Vietnam. Kementerian juga telah mencapai pemahaman dengan Filipina untuk menandatangani nota kesepahaman, dengan persiapan yang berjalan sesuai rencana.
Hingga pertengahan Agustus, lebih dari 50 bisnis perhotelan telah mengajukan permohonan untuk merekrut pekerja di bawah program ini, dengan kebutuhan untuk mengisi lebih dari 500 posisi, menurut statistik kementerian.
MOL mengatakan akan menggunakan saluran rekrutmen antar pemerintah, dengan Pusat Rekrutmen Tenaga Kerja Transnasional menyediakan konsultasi dan bantuan.
Pusat tersebut akan menawarkan bantuan satu lawan satu kepada pemberi kerja saat mereka menyelesaikan proses rekrutmen domestik dan mengajukan permohonan untuk mempekerjakan pekerja teknis asing, sehingga membantu mempercepat proses aplikasi, kata kementerian.
Selesai/ML