CKS Memorial Hall akan jadi tuan rumah seri film Tâi-gí sebagai bagian dari program HAM

14/08/2026 11:06(Diperbaharui 14/08/2026 11:06)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Taipei, 14 Agu. (CNA) Chiang Kai-shek Memorial Hall akan memutar delapan film Hokkien Taiwan (Tâi-gí) sebagai bagian dari program tahunan hak asasi manusia, yang juga bertujuan untuk mempromosikan bahasa tersebut, dengan tiket masuk gratis, menurut manajemen, Senin (10/8).

Seri ini merupakan yang kedua dari jenisnya, setelah debutnya tahun lalu setelah auditorium yang telah direnovasi dibuka kembali pada Agustus 2025.

Delapan film tersebut mengeksplorasi berbagai aspek hak asasi manusia dan kesetaraan dan akan diputar mulai 16 Agustus hingga 4 September. Chiang Kai-shek Memorial Hall mengatakan enam pemutaran akan menampilkan pengantar sebelum film, diikuti dengan diskusi bersama para sutradara.

Seri ini dibuka pada 16 Agustus dengan film romansa periode tahun 1999 karya sutradara Lin Cheng-sheng (林正盛) berjudul "March of Happiness" (天馬茶房).

Film ini mencerminkan tema hak asasi manusia dari seri tersebut. Judul Tionghoanya merujuk pada Tianma Tea House, yang merupakan lokasi dari sebuah insiden yang mendahului Insiden 28 Februari (228) pada tahun 1947.

Film lain yang ditampilkan dalam acara pemutaran bersama para sutradaranya antara lain "Little Big Women" (孤味), "The Great Buddha+" (大佛普拉斯), dan "Ohong Village" (蚵豐村).

"Little Big Women" karya Joseph Hsu (許承傑) mengeksplorasi hubungan keluarga dalam rumah tangga yang berpusat pada perempuan, sementara "The Great Buddha+" karya Huang Hsin-yao (黃信堯) menggunakan komedi gelap untuk menyoroti perjuangan kelas sosial kurang mampu di Taiwan.

"Ohong Village" karya Lim Lung-yin (林龍吟) berfokus pada anak muda yang kembali ke kampung halaman pedesaan mereka dan dampak penurunan tanah di wilayah pesisir Taiwan.

(Sumber Foto : Chiang Kai-shek Memorial Hall)
(Sumber Foto : Chiang Kai-shek Memorial Hall)

Program ini juga mencakup dua film dokumenter. Huang Hui-chen (黃惠偵) akan memutar dan mendiskusikan "Small Talk" (日常對話), yang mengeksplorasi hubungan antara ibu dan anak perempuan melalui sudut pandang hak yang setara, sementara Elvis Lu (盧盈良) akan memperkenalkan "A Holy Family" (神人之家), yang membahas tentang iman dan rekonsiliasi dengan keluarga kandung.

Chiang Kai-shek Memorial Hall mengatakan enam film yang akan dihadiri oleh para sutradaranya tersebut semuanya telah terpilih untuk festival atau kompetisi internasional.

Sebagai contoh, "Small Talk" memenangkan penghargaan film dokumenter terbaik di Taipei Film Awards 2017 dan Teddy Award di Berlin International Film Festival, sementara "The Great Buddha+" pernah diputar di Museum of Modern Art di New York.

Dua film lainnya adalah film klasik yang baru saja direstorasi dari tahun 1965, yang berasal dari masa yang dianggap sebagai zaman keemasan sinema Tâi-gí.

Meskipun para sutradaranya sudah tidak hidup lagi, para ahli film dari Taiwan Film and Audiovisual Institute akan memberikan pengantar dan memimpin diskusi setelah pemutaran untuk "The Bride Who Has Returned from Hell" (地獄新娘) karya Hsin Chi (辛奇) dan "Six Suspects" (六個嫌疑犯) karya Lin Tuan-chiu (林摶秋).

Chiang Kai-shek Memorial Hall mengatakan mereka yang berminat dapat mendaftar melalui laman acara mereka. Peserta yang sudah reservasi harus tiba di auditorium setidaknya 30 menit sebelum setiap pemutaran untuk menerima penempatan kursi mereka.

(Oleh Chao Ching-yu, James Lo, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.