Taipei, 15 Agu. (CNA) Sebanyak 5.277 permohonan mempekerjakan pekerja rumah tangga asing telah disetujui dalam tiga bulan sejak pemerintah Taiwan melonggarkan persyaratan pengajuan, menurut Kementerian Ketenagakerjaan (MOL).
Pemerintah Taiwan mulai melonggarkan persyaratan pengajuan permohonan pekerja rumah tangga asing pada pertengahan April. Berdasarkan kebijakan baru, keluarga yang memiliki anak berusia di bawah 12 tahun dapat mengajukan permohonan untuk mempekerjakan pekerja rumah tangga asing.
Pemberi kerja diwajibkan membayar biaya stabilisasi ketenagakerjaan sebesar NT$5.000 (2,77 juta) per bulan. Sementara itu, keluarga dengan kebutuhan khusus, seperti yang memiliki anak dengan penyakit langka atau tiga anak berusia di bawah 12 tahun, hanya dikenakan biaya sebesar NT$2.000 per bulan dan permohonannya akan diprioritaskan untuk ditinjau.
Berdasarkan prosedur yang berlaku, masyarakat yang ingin mempekerjakan pekerja rumah tangga asing harus terlebih dahulu melakukan pencarian tenaga kerja di dalam negeri. Jika dipastikan tidak ada pekerja berkewarganegaraan Taiwan yang sesuai untuk dipekerjakan, pemohon akan memperoleh sertifikat pencarian tenaga kerja dan dapat mengajukan izin perekrutan kepada pemerintah untuk memulai proses perekrutan pekerja migran. Setelah pekerja migran berhasil direkrut, pemerintah akan menerbitkan izin kerja.
Dalam tiga bulan sejak kebijakan tersebut diberlakukan, pusat layanan ketenagakerjaan di berbagai daerah telah menerima total 10.798 permohonan pencarian tenaga kerja domestik, sementara MOL menerima 6.372 permohonan izin perekrutan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.277 permohonan telah disetujui.
Dari seluruh permohonan yang disetujui, sebanyak 2.903 atau 55 persen berasal dari keluarga yang memiliki lebih dari dua anak. Sementara itu, 694 atau 13,1 persen berasal dari keluarga yang memiliki orang tua atau anak dengan status kebutuhan khusus. MOL mengatakan permohonan dari keluarga dengan orang tua yang memiliki status khusus akan diproses lebih cepat.
MOL juga mencatat bahwa setelah kebijakan tersebut diberlakukan, rata-rata permohonan pencarian tenaga kerja domestik mencapai sekitar 185 kasus per hari pada periode hingga 30 April. Jumlah tersebut kemudian turun menjadi sekitar 127 kasus per hari pada 1–31 Mei, sekitar 87 kasus per hari pada 1–30 Juni, dan sekitar 74 kasus per hari pada 1–12 Juli.
MOL mengatakan tren tersebut masih perlu dipantau lebih lanjut.
(Oleh Wu Hsin-yun dan Agoeng Sunarto)
Selesai/ja