Peringatan cuaca dikeluarkan di beberapa wilayah Taiwan seiring cuaca tidak stabil

13/08/2026 13:41(Diperbaharui 13/08/2026 13:41)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Taipei, 13 Agu. (CNA) Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA) hari Kamis (13/8) mengeluarkan peringatan panas, hujan lebat, dan angin kencang untuk beberapa wilayah di Taiwan, sementara seorang ahli meteorologi memperingatkan bahwa cuaca yang tidak stabil kemungkinan akan membawa kondisi parah mulai akhir pekan ini.

CWA mengeluarkan peringatan panas oranye untuk Taipei, New Taipei, Kabupaten Changhua, dan Kabupaten Taitung, di mana suhu tertinggi pada siang hari bisa mencapai 38 derajat Celsius pada Kamis atau melebihi 36 derajat selama tiga hari berturut-turut.

Peringatan panas kuning juga dikeluarkan untuk Keelung, Kabupaten Yilan, dan Kabupaten Hualien, di mana suhu diperkirakan akan melebihi 36 derajat.

Sementara itu, CWA mengeluarkan peringatan hujan lebat pada Kamis pagi untuk Tainan, Kaohsiung, Kabupaten Pingtung, dan Semenanjung Hengchun di Taiwan selatan, memperingatkan bahwa angin barat daya dapat membawa hujan deras berdurasi singkat, hujan lebat lokal, petir, dan hembusan angin kencang.

CWA juga mengeluarkan peringatan angin kencang untuk Pulau Green, Pulau Orchid, New Taipei, Kabupaten Lienchiang (Matsu) di luar pulau, Kota Hsinchu, dan Kabupaten Hsinchu, di mana angin berkelanjutan 41-51 kilometer per jam (km/jam) (skala Beaufort 6) dan hembusan 63-75 km/jam (skala 8) mungkin terjadi mulai Jumat pagi hingga Jumat malam akibat penguatan angin barat daya.

Menurut ahli meteorologi Wu Der-rong (吳德榮), angin barat daya dan kelembapan melimpah dari Laut China Selatan akan membuat atmosfer tetap tidak stabil hingga Sabtu.

Wu mengatakan Taiwan bagian barat daya diperkirakan akan mengalami hujan lokal, sementara Taiwan bagian tengah dan utara dapat mengalami badai petir lokal pada sore hari.

Sebelum hujan turun, Taiwan bagian tengah dan utara, serta bagian timur pulau, diperkirakan tetap panas dan cerah pada siang hari, katanya.

Mulai Minggu hingga 22 Agustus, sirkulasi monsun yang dominan diperkirakan akan melemah dan bergeser ke barat, meninggalkan Taiwan di bawah pengaruh sistem tekanan rendah yang luas, kata Wu.

Pola cuaca diperkirakan tetap tidak stabil, dengan hujan lokal yang sering dan konveksi kuat pada sore hari di seluruh Taiwan. Sistem konvektif seperti itu sering disertai petir, angin kencang, dan hujan deras berdurasi singkat, katanya, sambil mengimbau masyarakat untuk memantau pembaruan cuaca jangka pendek dan peringatan resmi.

Secara terpisah, Wu mengatakan bahwa Nangka, badai tropis ke-17 musim ini dan satu-satunya siklon tropis aktif di Pasifik barat laut, diperkirakan tetap lemah karena geseran angin vertikal yang kuat saat bergerak menuju perairan timur Jepang sebelum berbelok ke utara.

Badai tersebut tidak mungkin memengaruhi Taiwan atau mendarat di Jepang, tambahnya.

(Oleh Chang Hsiung-feng, Evelyn Kao, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.