Taipei, 10 Agustus (CNA) Militer Taiwan hari Minggu (9/8) mengadakan latihan dekontaminasi nuklir, biologi, dan kimia (NBC) di Taiwan timur sebagai bagian dari segmen latihan tembak langsung dalam latihan militer tahunan Han Kuang.
Latihan yang diadakan di Kabupaten Hualien ini melibatkan kendaraan lapis baja dan personel militer, dengan tujuan untuk menguji respons angkatan bersenjata terhadap simulasi serangan senjata kimia oleh sekelompok mata-mata Tiongkok di Taiwan.
Dalam skenario yang digunakan, para mata-mata berhasil melepaskan gas beracun di sekitar beberapa posisi militer di Hualien dalam upaya untuk menunda pasukan di Taiwan timur agar tidak memperkuat pasukan yang mempertahankan bagian utara pulau.
Seorang wartawan CNA yang ikut serta bersama militer menyaksikan secara langsung pembukaan stasiun dekontaminasi sementara oleh pasukan dari Chemical Group dalam waktu 30 menit setelah menerima perintah.
Prajurit Chemical Group terlihat mengenakan respirator Kimia, Biologi, Radiologi, dan Nuklir saat melakukan desinfeksi secara ketat pada tank dan kendaraan lapis baja sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Prosedur dekontaminasi meliputi identifikasi area yang terkontaminasi dan deteksi zat beracun sebelum menghilangkan bahan berbahaya, pertama dengan air panas dan kemudian dengan bubuk dekontaminasi.
Kendaraan juga harus melewati lubang dekontaminasi yang diisi dengan bahan pembersih untuk menghilangkan zat beracun dari bagian bawah kendaraan.
Sebelum kendaraan lapis baja diizinkan pergi, prajurit menggunakan kertas dan alat deteksi untuk memastikan kembali bahwa kendaraan tersebut sudah tidak mengandung bahan terkontaminasi.
Dibutuhkan waktu delapan hingga sepuluh menit bagi setiap kendaraan lapis baja untuk menyelesaikan proses dekontaminasi.
Latihan tahunan Han Kuang, yang telah menjadi latihan perang berskala terbesar di Taiwan sejak 1984, bertujuan untuk menguji kesiapan tempur negara tersebut terhadap kemungkinan invasi Tiongkok.
Latihan berskala besar ini diadakan dalam dua tahap. Edisi tahun ini untuk simulasi perang di atas meja telah dilaksanakan pada 11 hingga 24 April, sementara bagian latihan tembak langsung dijadwalkan berlangsung dari 5 hingga 14 Agustus.
Selesai/