Tiga WNI di Taiwan terluka akibat Taifun Bavi

12/07/2026 12:15(Diperbaharui 12/07/2026 12:20)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Lereng salah satu jalan di Kabupaten Hsinchu mengalami longsor pada Sabtu. (Sumber Foto : Pemerintah Kabupaten Hsinchu)
Lereng salah satu jalan di Kabupaten Hsinchu mengalami longsor pada Sabtu. (Sumber Foto : Pemerintah Kabupaten Hsinchu)

Taipei, 12 Juli (CNA) Taifun Bavi yang melanda Taiwan telah menyebabkan berbagai kerusakan dan melukai 134 orang, termasuk tiga warga negara Indonesia (WNI), menurut data Pusat Operasi Darurat Nasional (CEOC) pada Minggu (12/7) pukul 07.00.

Kepada CNA, CEOC mengatakan ketiga WNI itu termasuk perempuan berusia 24 tahun di Kabupaten Yunlin yang terkena pintu belakang truk barang karena angin kencang, laki-laki berusia 24 tahun di Taichung yang terpeleset karena kondisi bencana, dan laki-laki berusia 25 tahun di Kabupaten Changhua yang patah tulang hasta siku.

Juga ada tiga warga negara asing lainnya yang terluka, termasuk dua asal Vietnam, perempuan berusia 33 tahun di Taichung yang lututnya lecet dan perempuan berusia 25 tahun yang terbentur pintu akibat angin, serta seorang laki-laki Filipina berusia 32 tahun yang terjatuh saat mengendarai motor karena angin, menurut CEOC.

Korban luka terbanyak dicatat di Kaohsiung dan diikuti Taichung, kata CEOC, sementara penyebab cedera terutama adalah terjatuh saat mengendarai sepeda motor atau sepeda akibat angin kencang maupun jalan licin, serta ada yang jatuh, tertimpa, atau terluka akibat benda tajam saat melakukan persiapan menghadapi taifun.

Jenis cedera yang dialami umumnya berupa lecet dan memar, luka robek, serta patah tulang, kata CEOC, menambahkan bahwa seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis, baik dengan datang sendiri ke rumah sakit maupun diantar ambulans, dan sejumlah di antaranya telah pulang per pukul 07.00.

Hingga pukul 07.00, Bavi telah mengakibatkan 3.004 laporan bencana, dengan 2.668 di antaranya telah ditangani. Kasus terbanyak dilaporkan dari Taichung, diikuti Taipei dan New Taipei, dan mayoritas berupa pohon tumbang serta kerusakan fasilitas publik dan infrastruktur dasar, menurut CEOC.

Bavi telah menyebabkan 15.228 orang mengungsi, dengan yang terbanyak di Kabupaten Hualien yakni 5.182 orang, diikuti Taichung 2.094 orang dan New Taipei 1.927 orang. Juga terdapat 76 tempat penampungan yang sementara masih menampung 1.628 orang, menurut CEOC.

Personel Taipower melakukan perbaikan pasca pemadaman listrik di wilayah Hsinchu pada Sabtu. (Sumber Foto : Taiwan Power Co.)
Personel Taipower melakukan perbaikan pasca pemadaman listrik di wilayah Hsinchu pada Sabtu. (Sumber Foto : Taiwan Power Co.)

Terdapat 4.278 rumah tangga yang sempat mengalami gangguan pasokan air, dengan 4.278 di antaranya belum diperbaiki, kata CEOC, menambahkan bahwa layanan diperkirakan kembali normal pukul 18.00.

Sementara itu, 247.558 rumah tangga sempat mengalami pemadaman listrik, dengan 3.273 yang masih menunggu perbaikan, menurut CEOC.

Sebanyak 10.364 sambungan telepon rumah sempat mengalami gangguan, dengan 1.143 di antaranya masih menunggu perbaikan, kata CEOC, yang memperkirakan perbaikan akan selesai pada Senin.

Sejumlah jalanan yang ditutup sebagai tindakan pencegahan dan dua akses yang sebelumnya tertimbun longsor telah dibuka kembali, tetapi ada beberapa ruas jalan yang masih dalam perbaikan, kata CEOC.

Jalur Neiwan dari Taiwan Railway masih ditangguhkan seiring lereng antara Neiwan dan Fugui mengalami longsor dan masih dalam proses perbaikan, kata CEOC, menambahkan bahwa layanan bus pengganti telah disediakan, dan seluruh jalur diperkirakan kembali beroperasi pukul 17.00.

Pelabuhan Hualien masih menerapkan pengendalian operasional dengan pembatalan 14 rute dan total 101 perjalanan. Dari 972 jadwal penerbangan internasional, 73 dibatalkan dan sepuluh mengalami keterlambatan, sementara dari 286 penerbangan domestik, 51 dibatalkan dan satu terlambat, kata CEOC.

Rapat koordinasi CEOC kesembilan untuk Taifun Bavi pada Minggu pagi. (Sumber Foto : CEOC)
Rapat koordinasi CEOC kesembilan untuk Taifun Bavi pada Minggu pagi. (Sumber Foto : CEOC)

Komandan CEOC sekaligus Menteri Dalam Negeri Liu Shyh-fang (劉世芳) dalam rapat koordinasi pada pagi hari meminta unit terkait mempercepat perbaikan agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas normal pada hari kerja, dan mengimbau para personel memerhatikan keselamatan selama pekerjaan pemulihan.

Untuk tanggap bencana, 2.776 personel penjaga pantai, 743 anggota militer, 13.440 polisi, 6.044 petugas pemadam kebakaran tengah dikerahkan, menurut data CEOC pada Jumat pagi.

Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA) pada Minggu pagi mencabut peringatan darat dan laut untuk Taifun Bavi, yang membawa hujan lebat dan angin kencang ke Taiwan dari Jumat malam hingga Sabtu, seiring ia menjauh dan melemah menjadi badai tropis.

Dari Kamis hingga Minggu pukul 05.00, curah hujan tertinggi dicatat di Desa Nanzhuang, Kabupaten Miaoli dengan 769,5 milimeter, diikuti Desa Wufeng di Kabupaten Hsinchu 742,5 milimeter, dan Distrik Fuxing di Taoyuan 556,5 milimeter, menurut CWA.

Angin rata-rata terkuat dicatat di Distrik Zhongzheng, Kota Keelung dengan kekuatan 11 dalam skala Beaufort dan embusan terkencang dicetak desa Mudan dan Manzhou di Kabupaten Pingtung serta Pulau Orchid di Kabupaten Taitung dengan kekuatan 14, menurut CWA.

(Oleh Huang Li-yun dan Jason Cahyadi)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.