Para anggota parlemen serukan pejabat untuk undur diri terkait kasus minyak goreng tercemar

09/07/2026 12:34(Diperbaharui 09/07/2026 12:34)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Para legislator oposisi memprotes masalah keamanan pangan terkait zat karsinogenik dalam minyak goreng, dengan menyerahkan drum minyak simbolis kepada Menteri Kesehatan Shih Chung-liang (tengah) di Parlemen hari Rabu. (Sumber Foto : CNA, 8 Juli 2026)
Para legislator oposisi memprotes masalah keamanan pangan terkait zat karsinogenik dalam minyak goreng, dengan menyerahkan drum minyak simbolis kepada Menteri Kesehatan Shih Chung-liang (tengah) di Parlemen hari Rabu. (Sumber Foto : CNA, 8 Juli 2026)

Taipei, 9 Juli (CNA) Sebuah komite di Yuan Legislatif (Parlemen) hari Rabu (8/7) menyetujui mosi yang diajukan oleh anggota parlemen oposisi yang menyerukan agar Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) dan dua pejabat senior kesehatan mengundurkan diri dan bertanggung jawab atas kasus kontaminasi minyak goreng.

Pejabat kesehatan yang disebutkan adalah Menteri Kesehatan Shih Chung-liang (石崇良) dan Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) Chiang Chih-kang (姜至剛).

Mosi tersebut disetujui dengan suara 7-5 dalam rapat Komite Kesejahteraan Sosial dan Higiene Lingkungan legislatif, yang mengundang pejabat kesehatan, pendidikan, dan ekonomi untuk melaporkan langkah-langkah keamanan pangan setelah ditemukannya kadar karsinogen benzo[a]pyrene yang berlebihan dalam minyak kedelai yang diproduksi oleh Central Union Oil Corp.

Baca juga: Central Union didenda NT$165,2 juta dalam kasus minyak goreng tercemar

Anggota parlemen oposisi mengkritik penanganan pemerintah terhadap proses penarikan produk, dengan mengatakan bahwa kebijakan terkait telah berubah beberapa kali, dari awalnya hanya mewajibkan penarikan produk yang mengandung lebih dari 20 persen minyak tercemar, hingga kemudian memerintahkan semua produk yang terdampak untuk ditarik dari rak.

Penarikan kembali produk-produk terkait minyak goreng yang terkontaminasi di Taiwan sebagai tindakan pencegahan juga diperluas pada hari Rabu dari 232 menjadi 401 item, karena otoritas kesehatan menambahkan 169 item lagi, termasuk dada ayam kemasan, mi instan, makanan siap saji, dan hidangan restoran.

Anggota parlemen Kuomintang (KMT) Lo Ting-wei (羅廷瑋) menggunakan sebuah botol yang berisi 80 persen air osmosis terbalik dan 20 persen air yang ia sebut sebagai "air bekas mencuci kaki" untuk mempertanyakan Shih, dengan bertanya, "Apakah Anda akan meminumnya? Apakah Anda berani meminumnya?"

Mosi anggota parlemen oposisi tersebut menyerukan agar ketiga pejabat tersebut meminta maaf kepada publik dan mengundurkan diri untuk mengambil tanggung jawab.

Menanggapi hal itu, Shih mengatakan ia bersedia meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kebingungan yang disebabkan oleh perubahan kebijakan, seraya menambahkan bahwa pihak berwenang akan meninjau akuntabilitas setelah penyelidikan penuh memperjelas rincian kasus tersebut.

Dalam laporan tertulis, Kementerian Kesehatan mengatakan produksi dan pengiriman minyak kedelai Central Union telah dihentikan pada 1 Juli, setelah pihak berwenang mulai melacak distribusi produk yang terdampak.

TFDA juga menginstruksikan otoritas kesehatan lokal untuk mengawasi penarikan produk tingkat pertama paling lambat 3 Juli.

Kementerian mengatakan awalnya mewajibkan penarikan pencegahan untuk produk minyak mentah dan makanan olahan yang mengandung setidaknya 20 persen minyak yang terdampak. Namun, setelah peninjauan lebih lanjut, Menteri Kesehatan Shih mengumumkan hari Selasa bahwa semua produk yang dibuat dengan minyak tercemar, tanpa memandang proporsi yang digunakan, harus ditarik dari rak paling lambat akhir hari Rabu.

Minyak kedelai tercemar yang diproduksi oleh Central Union mengandung kadar benzo[a]pyrene yang berlebihan dan memengaruhi sekitar 1.300 ton minyak yang didistribusikan melalui perusahaan-perusahaan termasuk Taisun Enterprise Co., Fwusow Industry Co., dan Formosa Oilseed Processing Co.

(Oleh Tseng Yi-ning, Lee Hsin-Yin, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.