Delegasi IPAC tur di perairan Kinmen dalam misi pencarian fakta di Selat Taiwan

10/07/2026 11:43(Diperbaharui 10/07/2026 11:43)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Sebuah delegasi dari Aliansi Antar-Parlemen tentang Tiongkok melakukan tur di perairan lepas pantai Kinmen dengan kapal patroli CGA pada Kamis. (Sumber Foto : CNA, 9 Juli 2026)
Sebuah delegasi dari Aliansi Antar-Parlemen tentang Tiongkok melakukan tur di perairan lepas pantai Kinmen dengan kapal patroli CGA pada Kamis. (Sumber Foto : CNA, 9 Juli 2026)

Taipei, 10 Juli (CNA) Sebuah delegasi dari Aliansi Antar-Parlemen tentang Tiongkok (IPAC) hari Kamis (9/7) melakukan tur di perairan sekitar Kinmen dengan menaiki kapal patroli Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA) Taiwan sebagai bagian dari misi pencarian fakta untuk mempelajari aktivitas Tiongkok di Selat Taiwan.

Kelompok tersebut terdiri dari anggota parlemen dari Inggris, Selandia Baru, Republik Ceko, dan Ukraina, serta salah satu pendiri dan direktur eksekutif aliansi, Luke de Pulford.

Delegasi didampingi ketua bersama IPAC di Taiwan, Legislator Partai Progresif Demokratik (DPP) Fan Yun (范雲) dan Legislator Partai Rakyat Taiwan (TPP) Chen Gau-tzu (陳昭姿).

Dari Pelabuhan Shuitou di Kinmen, delegasi menaiki kapal patroli CGA berbobot 100 ton pada pagi hari dan berlayar ke utara, di mana cakrawala kota Xiamen di Tiongkok terlihat jelas.

Di pelayaran, pejabat CGA memberikan penjelasan kepada delegasi mengenai keamanan maritim di sekitar Kinmen, termasuk apa yang Taiwan sebut sebagai aktivitas "zona abu-abu" kapal Penjaga Pantai Tiongkok di perairan di sekitarnya.

Mereka juga mengamati pekerjaan reklamasi lahan yang sedang dilakukan untuk Bandara Internasional Xiamen Xiang'an di Pulau Dadeng, yang menurut beberapa legislator dan pejabat Taiwan menimbulkan kekhawatiran signifikan terhadap keselamatan penerbangan karena lokasinya yang dekat dengan pulau-pulau Kinmen.

Sementara itu, tidak ada kapal Penjaga Pantai Tiongkok yang terlihat selama patroli karena diyakini telah kembali ke pelabuhan untuk berlindung dari Taifun Bavi yang mendekat.

Setelah kembali ke Kinmen sekitar tengah hari, delegasi mengadakan pertemuan tertutup dengan pejabat dari Cabang Armada Kesembilan CGA sebelum kembali ke Taiwan pada hari yang sama.

Berbicara kepada CNA, de Pulford mengatakan penting bagi legislator dari berbagai penjuru dunia untuk melihat situasi secara langsung, seraya menambahkan bahwa kunjungan tersebut menandai pertama kalinya delegasi parlemen internasional bergabung dalam patroli penjaga pantai Taiwan.

"Faktanya, ini adalah kunjungan pertama yang dapat ikut serta dalam patroli penjaga pantai. Kami sangat beruntung bisa melakukannya," katanya.

De Pulford mengatakan kunjungan tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran internasional terhadap perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan.

"Saya pikir ini adalah kelompok anggota parlemen asing terbesar yang pernah datang ke Kinmen, setidaknya saya tidak mengetahui yang lebih besar. Jadi, ini adalah kunjungan yang cukup signifikan, tetapi fakta bahwa mereka ingin melakukannya menunjukkan betapa besarnya kekhawatiran tentang perdamaian lintas selat di seluruh dunia," tambahnya.

Sejalan dengan de Pulford, anggota parlemen Inggris Tris Osborne mengatakan kunjungan tersebut menegaskan dukungan internasional untuk Taiwan.

"Ini adalah titik panas, potensi titik panas, dan sangat penting bagi kita untuk berdiri dalam solidaritas dengan Taiwan untuk memastikan bahwa kita melindungi integritas teritorial mereka dari pelanggaran agresi Tiongkok dan perairan mereka," kata Osborne.

Menurut siaran pers IPAC, kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi anggota parlemen dari beberapa negara untuk melihat langsung aktivitas Tiongkok di Selat Taiwan dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap perdamaian, stabilitas, dan kebebasan navigasi di kawasan tersebut.

(Oleh Wu Shu-wei, Ko Lin, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.