Taipei, 12 Juli (CNA) Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA) mencabut peringatan darat dan laut untuk Taifun Bavi pada Minggu pagi (12/7) seiring badai tersebut melemah dan menjauh dari Taiwan, setelah membawa hujan lebat dan angin kencang ke Taiwan.
Peringatan darat dicabut pada pukul 5.30 pagi, diikuti dengan pencabutan peringatan laut pada pukul 8.30 pagi, kata CWA.
Hingga pukul 8 pagi, pusat Bavi berada sekitar 410 kilometer di utara Kepulauan Matsu dan bergerak ke barat laut sebelum berbelok ke utara, dengan kecepatannya melambat dari 21 kilometer per jam (km/jam) menjadi 13 km/jam, menurut CWA.
Bavi telah melemah menjadi badai tropis, sementara radius badai telah menyusut sehingga tidak lagi mengancam perairan di utara Taiwan, kata CWA.
Pemrakira cuaca CWA Lin Po-tung (林伯東) mengatakan dalam jumpa pers Minggu pagi bahwa curah hujan yang dibawa oleh Bavi sangat lebat di seluruh Taiwan bagian barat dan di daerah pegunungan di seluruh negeri, terutama di utara.
Curah hujan kumulatif mencapai 770,5 milimeter (mm) di Kabupaten Miaoli, 743 mm di Kabupaten Hsinchu dan 608 mm di Taichung, menurut Lin.
Hingga pukul 7 malam Sabtu, Taifun Bavi telah menyebabkan 113 orang terluka di Taiwan, termasuk lima warga negara asing, menurut data dari Pusat Operasi Darurat Pusat (CEOC).
Cedera yang terjadi meliputi lecet, luka robek, dan patah tulang. Banyak dari mereka yang terluka telah keluar dari rumah sakit, dan tidak ada kematian atau korban besar lainnya yang dilaporkan, kata CEOC.