Taipei, 9 Juli (CNA) Sejumlah pemerintah daerah di Taiwan telah mengumumkan penangguhan sekolah dan kerja untuk Jumat (10/7) sebagai tindakan penanggulangan dampak Taifun Bavi yang kian bergerak mendekat.
Daerah yang telah mengumumkan hal itu termasuk Taipei, New Taipei, Taoyuan, Kota Keelung, serta kabupaten dan kota Hsinchu di utara; Kabupaten Miaoli di wilayah tengah; kabupaten Yilan dan Hualien di timur; serta kepulauan luar Matsu.
Secara khusus, Taichung dan Kabupaten Nantou mengumumkan kerja dan sekolah akan berjalan normal sebelum ditangguhkan mulai pukul 18.00 hari Jumat hingga seharian Sabtu.
Sementara itu, aktivitas akan tetap berlangsung seperti biasa di kabupaten Yunlin, Changhua, Pingtung, Taitung, Chiayi, Penghu, dan Kinmen serta kota Chiayi, Tainan, dan Kaohsiung.
Pada pukul 17.00, pusat Taifun Bavi berada di sekitar 870 kilometer tenggara-timur Tanjung Eluanbi -- titik paling selatan Pulau Taiwan -- dan bergerak 17-25 km/jam ke arah utara-barat laut hingga barat laut, menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA).
Taifun kuat ini membawa angin maksimum berkelanjutan 184 km/jam dan embusan angin mencapai 227 km/jam, menurut data CWA.
CWA telah mengeluarkan peringatan laut taifun untuk Selat Bashi dan perairan lepas pantai timur Taiwan, sementara memperkirakan peringatan darat dapat dikeluarkan pada Jumat dini hari.
Ditjen tersebut sebelumnya memprakirakan intensitas hujan di wilayah utara dan timur laut akan meningkat pada Jumat siang, dan mencapai puncaknya pada malam hari itu hingga Sabtu.
Berbagai wilayah berpotensi mengalami hujan lebat hingga hujan sangat lebat, terutama di wilayah utara serta daerah pegunungan di tengah dan timur laut, di mana beberapa lokasi dapat menembus tingkat hujan ekstrem, menurut CWA.
Kekuatan angin juga akan meningkat secara bertahap pada Jumat, hingga mencapai puncaknya mulai malam hari itu hingga Sabtu, kata CWA, memperingatkan embusan kencang di pesisir dan pulau lepas pantai, terlebih di Taipei, New Taipei, Keelung, Taoyuan, Yilan, Matsu, Pulau Orchid, dan Pulau Green.
Pada Jumat dan Sabtu, tinggi gelombang di seluruh wilayah pesisir Taiwan diperkirakan mencapai lebih dari 3 meter, dan bisa melampaui 6 meter di wilayah utara hingga tengah, timur, Semenanjung Hengchun, serta pesisir Penghu dan Matsu, CWA memprakirakan.
Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei dalam unggahan media sosialnya telah mengimbau warga negara Indonesia di Taiwan agar tetap waspada, mempersiapkan kebutuhan logistik sehari-hari, serta mengikuti perkembangan informasi dari otoritas setempat dan pihaknya.
Selesai/IF