Program pemuda luar negeri Taiwan inspirasi impian di bidang diplomasi dan antariksa

10/07/2026 12:42(Diperbaharui 10/07/2026 12:42)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Presiden Lai Ching-te (baris kedua, keempat dari kiri) dan Direktur Kantor Prancis di Taipei Franck Paris (baris kedua, kedua dari kanan) berpose bersama para peserta dalam sebuah resepsi teh yang menampilkan hasil Taiwan Global Pathfinders Initiative pada Kamis. (Sumber Foto : CNA, 9 Juli 2026)
Presiden Lai Ching-te (baris kedua, keempat dari kiri) dan Direktur Kantor Prancis di Taipei Franck Paris (baris kedua, kedua dari kanan) berpose bersama para peserta dalam sebuah resepsi teh yang menampilkan hasil Taiwan Global Pathfinders Initiative pada Kamis. (Sumber Foto : CNA, 9 Juli 2026)

Taipei, 10 Juli (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) hari Kamis (9/7) bertemu dengan para peserta Taiwan Global Pathfinders Initiative, mengatakan program pertukaran luar negeri ini akan membantu mempersiapkan generasi muda untuk berkontribusi pada masa depan Taiwan.

Berbicara di Kantor Kepresidenan, Lai berterima kasih kepada Direktur Kantor Prancis di Taipei yang akan segera mengakhiri masa tugasnya, Franck Paris, atas dukungannya terhadap pertukaran dengan Prancis dan mengatakan bahwa program tersebut telah memperkuat kerja sama Taiwan-Prancis.

"Saya iri kepada kalian semua karena memiliki kesempatan untuk pergi ke Prancis," kata Lai, menggambarkan negara tersebut sebagai pemimpin global dalam bidang teknologi, budaya, olahraga, dan bidang lainnya.

Inisiatif dari Kementerian Pendidikan Taiwan ini mendukung pertukaran luar negeri jangka pendek di bidang-bidang seperti urusan publik, budaya, semikonduktor, olahraga, dan antariksa. Sebanyak 116 anak muda telah berpartisipasi dalam program ini selama dua tahun terakhir.

Di antara para peserta adalah Tsai Chiao-yi (蔡喬伊), seorang insinyur dirgantara yang mengatakan program ini memperkuat ambisinya untuk suatu hari menjadi astronot.

Tsai mengatakan kunjungannya ke pusat antariksa Prancis di Toulouse dan pertemuannya dengan pejabat dari badan antariksa Taiwan dan Prancis menginspirasinya untuk melanjutkan studi di bidang dirgantara di Prancis.

Peserta lain, Liu Yu-jan (劉宥然), yang mengoordinasikan proyek pertukaran internasional di Perpustakaan Umum Kaohsiung, mengatakan perjalanan tersebut mengubah rencana kariernya.

Awalnya berharap untuk mempromosikan budaya lokal melalui perpustakaan, Liu mengatakan kunjungannya ke institusi budaya Prancis dan kantor perwakilan Taiwan meyakinkannya untuk beralih ke diplomasi publik. Sejak itu, ia telah mendaftar untuk mengikuti ujian tugas diplomatik Taiwan.

Di acara, Lai mengemukakan gagasan untuk menunjuk duta olahraga setelah mendengar saran dari para peserta, dan mengatakan Taiwan dapat belajar dari keberhasilan Prancis dalam mengembangkan sepak bola.

Ia mengatakan berharap Taiwan suatu hari nanti lolos ke Piala Dunia FIFA, sambil bercanda tentang bagaimana tim mungkin mempersiapkan diri untuk menghadapi bintang-bintang seperti Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Erling Haaland.

(Oleh Chao Yen-hsiang dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.