Sebanyak 86 pelajar Indonesia raih beasiswa Taiwan

12/07/2026 14:15(Diperbaharui 12/07/2026 15:34)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : CNA, 11 Juli 2026)
(Sumber Foto : CNA, 11 Juli 2026)

Jakarta, 12 Juli (CNA) Sebanyak 86 pelajar Indonesia terpilih menerima dua program beasiswa Kementerian Pendidikan Taiwan tahun ini setelah menyisihkan lebih dari 1.200 pelamar.

Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) menggelar orientasi prakeberangkatan di Jakarta pada Jumat (10/7) untuk membekali para penerima beasiswa dengan informasi mengenai visa pelajar, prosedur izin tinggal, serta kehidupan kampus di Taiwan.

Acara tersebut juga menghadirkan alumni Taiwan Scholarship, yang mendukung studi jenjang sarjana hingga doktoral, serta Huayu Enrichment Scholarship (HES), yang memberikan pendanaan untuk belajar bahasa Mandarin selama satu tahun, guna berbagi pengalaman mereka.

Kepala TETO Bruce Hung. (Sumber Foto : CNA, 11 Juli 2026)
Kepala TETO Bruce Hung. (Sumber Foto : CNA, 11 Juli 2026)

Menurut TETO, orientasi tahun ini untuk pertama kalinya kembali digelar secara luring sejak pandemi COVID-19 dan diselenggarakan bersama Universitas BINUS di Jakarta.

Dalam sambutannya, Kepala TETO Bruce Hung (洪振榮), mengatakan lebih dari 19.000 pelajar Indonesia saat ini menempuh pendidikan di Taiwan, menjadikan Indonesia sebagai negara asal mahasiswa internasional terbesar kedua setelah Vietnam.

Selain menawarkan lingkungan belajar bahasa Mandarin yang baik dan beragam pilihan pendidikan tinggi, Taiwan juga memegang peran penting dalam rantai pasok global kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor, kata Hung, seraya mendorong para penerima beasiswa untuk mengenal lebih jauh sektor teknologi Taiwan selama belajar di sana.

(Sumber Foto : CNA, 11 Juli 2026)
(Sumber Foto : CNA, 11 Juli 2026)

Rektor Universitas BINUS Dr. Nelly, S. Kom., melalui rekaman video, menyatakan harapannya agar kerja sama akademik dan pertukaran dengan perguruan tinggi di Taiwan terus diperluas. Wakil Presiden Universitas BINUS Rini Setiowati turut menghadiri acara tersebut.

Salah satu alumni, Hansen, penerima HES 2024 yang belajar di Pusat Bahasa Mandarin Tamkang University, mengatakan kemampuan bahasa Mandarin yang diperolehnya di Taiwan kini sangat bermanfaat dalam pekerjaannya di Indonesia dan membuka peluang karier yang lebih luas.

Sementara itu, Sofia, penerima Taiwan Scholarship 2022 yang meraih gelar magister dari National Cheng Kung University, mengatakan pengalaman belajar di Taiwan memperluas wawasan internasionalnya. Ia mengajak para penerima beasiswa baru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar, membangun persahabatan, dan mengembangkan diri.

(Oleh Gwyneth Sharon dan Jennifer Aurelia)

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.