Musala pelabuhan Penghu diresmikan untuk pekerja migran

05/07/2026 11:55(Diperbaharui 05/07/2026 11:55)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Peresmian musala di Pelabuhan Perikanan Ketiga Magong, Kabupaten Penghu, Kamis, dihadiri Wakil Bupati Lin Chieh-hsing (keenam dari kanan). (Sumber Foto : Asosiasi Perikanan Penghu)
Peresmian musala di Pelabuhan Perikanan Ketiga Magong, Kabupaten Penghu, Kamis, dihadiri Wakil Bupati Lin Chieh-hsing (keenam dari kanan). (Sumber Foto : Asosiasi Perikanan Penghu)

Taipei, 5 Juli (CNA) Sebuah musala di Pelabuhan Perikanan Ketiga Magong, Kabupaten Penghu diluncurkan pada Kamis (2/7), menyediakan tempat bagi para pekerja migran untuk berdoa serta menenangkan batin, didirikan melalui perjuangan Asosiasi Perikanan Penghu.

Pada hari peluncuran, Wakil Bupati Penghu Lin Chieh-hsing (林皆興), didampingi Kepala Biro Pertanian dan Perikanan kabupaten Chen Kao-liang (陳高樑) beserta rombongan, menyapa para pekerja migran yang sedang tidak melaut dan tengah berdoa, sekaligus menyerahkan kebutuhan pokok sehari-hari.

Lin juga menyampaikan apresiasi kepada asosiasi perikanan atas pendirian ruang doa tersebut, yang memberikan ruang bagi para pekerja migran untuk meredakan tekanan pekerjaan sekaligus mengobati kerinduan terhadap kampung halaman.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Perikanan, Yen Te-fu (顏德福), mengatakan pekerja migran merupakan mitra yang sangat penting dan tidak tergantikan bagi industri perikanan Penghu.

Selain memikul tanggung jawab untuk menghidupi keluarga, kata Yen, mereka juga harus menghadapi tekanan ganda berupa hidup jauh dari kampung halaman dan bekerja di tengah kerasnya kehidupan di laut.

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan daerah yang memungkinkan pembangunan musala ini, sehingga para pekerja migran yang datang ke Taiwan dapat memiliki tempat untuk berdoa dengan tenang dan menenangkan batin.

Ia berharap keberadaan fasilitas ini dapat mempererat hubungan kerja sama antara pekerja migran dan pemilik kapal, sehingga para pekerja dapat bekerja dengan tenang dan bersama-sama berkontribusi bagi perkembangan industri perikanan Penghu.

Setelah musala di Pulau Magong ini, kata Asosiasi Perikanan, pihaknya juga berencana membangun ruang doa di Wai'an dan Wang'an di Pulau Xian, sehingga para pekerja migran dapat beribadah di lokasi yang lebih dekat dan memperoleh ketenangan batin pada waktu senggang di sela-sela aktivitas melaut.

(Oleh Yang Sheng-ju dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.