Taipei, 3 Juli (CNA) Amerika Serikat (AS) tidak mungkin dapat menyamai kapasitas produksi Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) di Taiwan meskipun perusahaan pembuat cip tersebut melakukan ekspansi di Arizona, kata Menteri Urusan Ekonomi Kung Ming-hsin (龔明鑫) hari Kamis (2/7).
Berbicara sebelum rapat kementerian pada Kamis sore, Kung mengatakan TSMC telah mengumumkan rencana untuk total 16 pabrik fabrikasi dan fasilitas pengemasan CoWoS canggih di Taiwan.
“Tidak peduli berapa banyak pabrik yang dibangun AS di masa depan, jumlahnya tidak akan sebanyak itu,” kata Kung.
Pernyataannya muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mengatakan hari Rabu bahwa Taiwan sedang menggandakan ukuran pabrik cip yang sedang dibangun di Arizona dan bahwa produsen cip Taiwan seperti TSMC sedang meningkatkan investasi mereka di AS.
“Perusahaan terbesar di dunia, sebenarnya, produsen cip. Tapi mereka datang, mereka membangun di Arizona, dan mereka baru saja mengumumkan akan menggandakan ukurannya,” kutip Fox Business dari Trump.
“Kami bisa memiliki 50 persen pasar cip pada saat saya meninggalkan jabatan,” tambahnya.
Ketika ditanya apakah ekspansi TSMC di AS dapat melemahkan statusnya sebagai “perisai silikon” Taiwan, Kung mengatakan rencana yang telah diumumkan perusahaan menunjukkan Taiwan akan tetap menjadi pusat operasi manufakturnya.
Ketika ditanya apakah Washington dapat menekan TSMC untuk berinvestasi lebih agresif di AS jika perusahaan tersebut tidak memenuhi harapan Trump, Kung menyatakan keyakinannya pada Ketua TSMC C.C. Wei (魏哲家).
“Saya percaya Ketua Wei sangat bijaksana dan akan mampu menangani masalah ini dengan tepat,” kata Kung.
Sebelum menghadiri rapat Komite Ekonomi Legislatif, Kung mencatat bahwa setiap rencana untuk pabrik luar negeri tambahan harus dikonfirmasi oleh TSMC sendiri.
“Apakah TSMC memiliki rencana untuk pabrik tambahan harus didasarkan pada apa yang dikatakan perusahaan,” ujarnya kepada wartawan.