Taipei, 4 Juli (CNA) Badan usaha milik negara CPC Corp., Taiwan hari Sabtu (4/7) mengumumkan pihaknya akan menurunkan harga bensin dan solar domestik masing-masing sebesar NT$0,6 (Rp338) dan NT$0,7 per liter, sebagai respons terhadap penurunan harga minyak mentah internasional.
Ini menandai pekan ketiga berturut-turut CPC menurunkan harga bahan bakar domestik seiring harga minyak mentah yang bergerak turun dalam konsolidasi, meskipun Amerika Serikat dan Iran gagal mencapai kesepakatan untuk memastikan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.
Setelah keputusan tersebut, CPC mengatakan dalam pernyataan bahwa pihaknya akan menurunkan harga menjadi masing-masing NT$29,8, NT$31,3, dan NT$33,3 per liter untuk bensin tanpa timbal oktan 92, 95, dan 98, sementara solar premium menjadi NT$28,8 per liter, berlaku mulai Senin tengah malam hingga 12 Juli.
Di bawah mekanisme harga mengambang CPC, yang didasarkan pada pembobotan 70 persen minyak mentah Dubai dan 30 persen minyak mentah Brent, rata-rata harga minyak internasional turun menjadi US$67,05 (Rp1,206 juta) per barel pekan ini, turun dari US$69,80 pekan lalu meskipun dolar Taiwan melemah terhadap dolar AS.
Sebelum penurunan ketiga berturut-turut ini, CPC telah mempertahankan harga bahan bakar eceran tidak berubah selama sebelas pekan di bawah kebijakan stabilisasi harga pemerintah, untuk meredakan tekanan inflasi di tengah lonjakan harga minyak mentah dan menjaga harga domestik tetap lebih rendah dibandingkan pasar tetangga.
Sejak perang di Timur Tengah pecah, CPC memperkirakan pihaknya telah menanggung kerugian sekitar NT$16,71 miliar hingga Minggu, dengan tidak sepenuhnya mencerminkan kenaikan biaya minyak mentah internasional dalam harga bahan bakar domestik.
Selesai/