Empat pekerja migran dituntut atas dugaan pembuatan dan peredaran narkoba di Taichung

26/06/2026 18:11(Diperbaharui 26/06/2026 18:11)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Barang bukti yang disita pihak berwenang dari sebuah jaringan narkoba pekerja migran Vietnam yang berbasis di Taichung. (Sumber Foto : Otoritas setempat)
Barang bukti yang disita pihak berwenang dari sebuah jaringan narkoba pekerja migran Vietnam yang berbasis di Taichung. (Sumber Foto : Otoritas setempat)

Taichung, 26 Juni (CNA) Empat pekerja migran Vietnam telah dituntut kejaksaan atas dugaan memproduksi narkoba untuk dijual sekaligus menyediakan tempat pesta bagi tenaga kerja asing, dengan menyewa sebuah area perkemahan di Distrik Taiping, Taichung, kata Biro Investigasi Kriminal (CIB), Kamis (25/6).

Pusat Pencegahan Kejahatan Taiwan Tengah CIB mengatakan pihaknya pada November tahun lalu menerima kasus yang dilimpahkan kejaksaan Taichung, yang mengindikasikan adanya pekerja migran asal Vietnam yang memproduksi "kopi narkoba" dan menjualnya ke sesama tenaga kerja asing di kota tersebut dan sekitarnya.

Tim investigasi segera bekerja sama dengan berbagai unit kepolisian di Taichung, Taoyuan, dan Tainan untuk membentuk satuan tugas yang melakukan pengawasan dan pengumpulan bukti. Petugas kemudian melakukan penindakan di Distrik Taiping, Distrik Timur, dan Distrik Tengah Taichung pada 6 Februari, kata CIB.

Pihak berwenang berhasil menangkap empat pekerja migran Vietnam terkait, yakni tersangka utama pria bermarga Hoang (33) serta rekan-rekannya, pria bermarga Vo (25), pria bermarga Hoang (35), dan wanita bermarga Nguyen (32), menurut CIB.

Petugas juga menyita berbagai barang bukti, termasuk 2.256 paket "kopi narkoba" yang tergolong narkotika golongan III, 2 kilogram narkotika golongan III 4-metilmetkatinon, 34 paket ketamin dengan berat bruto 406 gram, sepuluh paket amfetamin berberat bruto 336 gram, dan peralatan pengemasan "kopi narkoba", kata CIB.

Kepolisian menemukan bahwa keempat tersangka menggunakan kedok untuk menyewa sebuah area perkemahan di Distrik Taiping sebagai basis kegiatan, di mana mereka mengadakan pesta bagi pekerja migran serta melakukan pengemasan dan penjualan "kopi narkoba".

Untuk menghindari penegakan hukum, jaringan ini hanya menjual narkotika tersebut kepada sesama pekerja migran asal Vietnam, menurut temuan kepolisian.

Kepolisian juga menyebutkan sekitar 2 kilogram 4-metilmetkatinon yang disita dapat digunakan untuk memproduksi lebih dari 30.000 paket "kopi narkoba", yang dapat dikonsumsi setidaknya 30.000 orang. Beruntung, satuan tugas berhasil membongkar jaringan ini tepat waktu, sehingga mencegah peredaran lebih lanjut.

Setelah pemeriksaan kepolisian, keempat tersangka telah diserahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik Taichung untuk penyidikan lebih lanjut atas kasus narkotika, dan kejaksaan telah menuntut mereka sesuai hukum, menurut pihak berwenang.

(Oleh Edison Su dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.