Taipei, 25 Juni (CNA) Hujan lebat yang dibawa Badai Tropis Parah Mekkhala menyebabkan banjir dan longsor di berbagai wilayah Taiwan pada Kamis (25/6), membuat warga terjebak, mengganggu lalu lintas, dan memicu penangguhan kerja serta sekolah di beberapa daerah.
Di Distrik Nanhua yang berbukit di Tainan, air Sungai Tsailiao yang naik dengan cepat membanjiri RT Zhongkeng, di mana air setinggi 1 meter membuat sepuluh warga dari dua rumah tangga terjebak.
Hingga Kamis malam, enam warga telah dievakuasi sementara empat lainnya berlindung di tempat, menurut petugas pemadam kebakaran setempat.
Menurut Pemerintah Kota Tainan, Nanhua mencatat curah hujan 88 milimeter dalam satu jam dan 174 mm selama tiga jam, menyebabkan permukaan sungai melonjak dan mendorong penutupan beberapa jembatan di sepanjang Jalan Raya Provinsi No. 20 sebagai tindakan pencegahan.
Di Kabupaten Pingtung, pihak berwenang menangguhkan kerja dan kelas mulai pukul 14.00 setelah hujan deras membanjiri banyak jalan dan daerah rendah. Dua puluh delapan stasiun cuaca di kabupaten tersebut mencatat curah hujan lebih dari 400 mm dalam waktu 12 jam.
Banjir memaksa penutupan jalan sementara di beberapa desa dan kelurahan, sementara tanda-tanda longsor di Desa Chunri mengganggu lalu lintas dan menyebabkan penangguhan kerja serta kelas di satu dusun.
Di Kaohsiung, curah hujan melebihi 300 mm di beberapa daerah pegunungan, menyebabkan banjir di sebagian distrik Cishan, Meinong, dan Neimen. Hujan lebat juga memicu penangguhan kerja dan sekolah di Distrik Maolin yang berbukit.
Taiwan utara juga dilanda hujan lebat. Otoritas Kota Taipei menerima 150 laporan bencana hingga pukul 14.00, termasuk 107 insiden banjir dan 22 kasus terkait longsor, dengan Distrik Neihu menjadi yang terbanyak.
Longsor lumpur di sepanjang Jalan Chenggong di Neihu menimpa sebuah mobil yang diparkir, meskipun tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Di Distrik Tamsui, New Taipei, banjir sempat menenggelamkan jalan di dekat Jembatan Danjiang hingga setinggi ban, sementara pipa bawah tanah yang pecah menghanyutkan sebagian jalan di persimpangan terdekat.
Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA) mengatakan hujan lebat ini dipicu Badai Tropis Parah Mekkhala yang bergerak ke utara di sebelah timur Taiwan, memperkuat angin barat daya dan mendekatnya front cuaca dari Tiongkok selatan.
Hingga pukul 19.00, akumulasi curah hujan telah mencapai 621 mm di Kabupaten Pingtung, 449,5 mm di Kaohsiung, 284 mm di Tainan, 258,5 mm di Taipei, dan 256,5 mm di New Taipei, menurut data CWA.
CWA memperingatkan hujan dan badai petir akan terus berlanjut hingga Jumat pagi, dengan Taiwan selatan menghadapi risiko hujan deras lebih lanjut dan wilayah Taipei dan sekitarnya kemungkinan akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Seiring front bergerak lebih dekat pada Kamis malam hingga Jumat, Taiwan tengah dan utara juga dapat mengalami hujan ekstrem lokal dan hujan sangat ekstrem berdurasi singkat, kata CWA.
Sebagai tindakan pencegahan, sejumlah pemerintah daerah telah mengumumkan penangguhan aktivitas sekolah dan kerja untuk Jumat, di antaranya Kabupaten Pingtung serta distrik Tianliao, Cishan, Meinong, Liouguei, Jiasian, Shanlin, Neimen, Maolin, Taoyuan, dan Namasia di Kaohsiung.
Beberapa penerbangan antara Taiwan dan Okinawa, Jepang juga akan mengalami perubahan pada Jumat. Di antaranya, EVA Air mengumumkan penerbangan BR112/113 antara Taoyuan dan Naha, Okinawa akan dibatalkan.
China Airlines mengatakan pihaknya telah membatalkan penerbangan CI120/121 antara Taoyuan dan Naha serta CI132/133 antara Kaohsiung dan Naha pada Jumat, sementara penerbangan CI122 dan CI123 antara Taoyuan dan Naha akan ditunda dan diganti dengan pesawat yang lebih besar.
Starlux Airlines mengumumkan penyesuaian jadwal untuk rute Okinawa mereka: penerbangan JX302 dari Taichung ke Naha telah ditunda hingga pukul 14.55, sementara JX303 dari Naha ke Taichung ditunda hingga pukul 18.30.
Selain itu, penerbangan JX870 dari Taipei ke Naha telah ditunda hingga pukul 14.20, dan penerbangan kembali, JX871, sekarang akan berangkat pada pukul 18.10, menurut maskapai.
Sementara itu, Tigerair Taiwan mengumumkan bahwa penerbangan IT230/231 antara Taoyuan dan Naha, serta IT288/289 antara Kaohsiung dan Naha, akan ditunda hingga Sabtu, dengan nomor penerbangan terakhir diubah menjadi IT2288/2289.
Tigerair Taiwan juga mengatakan penerbangan IT792 dari Taichung ke Naha dan IT729 dari Naha ke Kaohsiung pada Jumat telah dibatalkan.
Menurut CWA, cuaca tidak stabil diperkirakan akan berlanjut hingga Sabtu karena front terus mempengaruhi Taiwan.
Curah hujan diperkirakan akan berangsur-angsur mereda mulai Sabtu seiring front mulai bergerak ke utara, meskipun hujan dan badai petir sesekali akan tetap terjadi di Taiwan bagian barat, kata CWA.
Cuaca diperkirakan lebih stabil mulai Senin, seiring sistem tekanan tinggi Pasifik menguat, menurut CWA.
(Oleh Huang Yu-ching, Hung Hsueh-kuang, Liu Chien-pang, Chen Yu-ting, Tsao Ya-yen, Chang Jung-hsiang, Chang Hsiung-feng, Evelyn Kao, Yu Hsiao-han, Shih Hsiu-chuan, dan Jason Cahyadi)
>Versi Bahasa Inggris
Selesai/