New York Yankees rekrut pelempar muda Taiwan dengan kesepakatan US$1 juta

26/06/2026 15:28(Diperbaharui 26/06/2026 15:51)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pelempar Taiwan Lai Chien-fan memegang sebuah bola bisbol di upacara penandatanganan kontrak dengan New York Yankees di Taipei, Jumat. (Sumber Foto : CNA, 26 Juni 2026)
Pelempar Taiwan Lai Chien-fan memegang sebuah bola bisbol di upacara penandatanganan kontrak dengan New York Yankees di Taipei, Jumat. (Sumber Foto : CNA, 26 Juni 2026)

Taipei, 26 Juni (CNA) Klub Major League Baseball (MLB) Amerika Serikat, New York Yankees telah menandatangani kontrak dengan pelempar berusia 18 tahun asal Taiwan, Lai Chien-fan (賴謙凡), dengan nilai kesepakatan hingga US$1 juta (Rp17,9 miliar).

Menurut sumber yang mengetahui kesepakatan tersebut, kontrak ini mencakup bonus penandatanganan sebesar US$875.000, dan beasiswa yang membuat total nilainya mencapai US$1 juta.

Berbicara pada upacara penandatanganan di Taipei, eksekutif Yankees mengatakan pelempar tangan kanan setinggi 1,78 meter dan berbobot 80 kilogram yang baru saja lulus dari SMA Daxi Kota Taoyuan ini memiliki bakat dan karakter untuk berkembang menjadi pelempar MLB yang sukses.

Mario Garza, direktur pencarian bakat internasional Yankees, mengatakan tim tersebut telah mengikuti perkembangan Lai selama dua tahun terakhir dan terkesan tidak hanya dengan penampilannya di lapangan, tetapi juga dengan karakternya.

"Semakin saya mengenal Lai Chien-fan, semakin saya yakin bahwa dia akan siap menghadapi tantangan ini," kata Garza.

Bertemu dengan keluarga dan sistem pendukung Lai, kata pencari bakat tersebut, semakin memperkuat keyakinan klub bahwa ia memiliki apa yang dibutuhkan untuk sukses di bisbol profesional.

Direktur pencari bakat internasional Yankees, Mario Garza (kiri), memberikan topi New York Yankees kepada pelempar Taiwan, Lai Chien-fan (kanan), dalam upacara penandatanganan di Taipei pada Jumat. (Sumber Foto : CNA, 26 Juni 2026)
Direktur pencari bakat internasional Yankees, Mario Garza (kiri), memberikan topi New York Yankees kepada pelempar Taiwan, Lai Chien-fan (kanan), dalam upacara penandatanganan di Taipei pada Jumat. (Sumber Foto : CNA, 26 Juni 2026)

Menurut Garza, fastball Lai mencapai kelajuan 95-96 mil per jam (153-154 kilometer per jam) dan dilengkapi curveball menonjol yang diyakininya memiliki potensi menjadi lemparan andalan di liga utama.

Lai dianggap sebagai salah satu prospek internasional terbaik Taiwan pada 2026. Repertoarnya mencakup fastball berat yang telah tercatat hingga 154 kilometer per jam, curveball yang diproyeksikan pencari bakat sebagai lemparan di atas rata-rata, serta slider.

Lai menarik perhatian internasional pada Baseball World Cup U18 September lalu, di mana ia membantu Taiwan meraih perunggu. Dalam tiga penampilan di tujuh inning, ia mencatat 14 strikeout sementara hanya kebobolan tiga hit, satu run, dan satu walk.

Matt Slater, pengawas akuisisi pemain global Yankees, menggambarkan Lai sebagai pemain muda yang berdedikasi dengan potensi luar biasa, mengatakan bahwa kesuksesan di level tertinggi tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik, tetapi juga kekuatan mental.

Slater menyebut perekrutan ini signifikan bagi Yankees, mengingat ini adalah penandatanganan pertama klub di Taiwan dalam 16 tahun dan yang pertama di Asia dalam 12 tahun.

Pelempar Taiwan Lai Chien-fan (depan, kelima dari kiri) dan keluarganya. (Sumber Foto : CNA, 26 Juni 2026)
Pelempar Taiwan Lai Chien-fan (depan, kelima dari kiri) dan keluarganya. (Sumber Foto : CNA, 26 Juni 2026)

Yankees mengumumkan penandatanganan Lai pada Selasa waktu Amerika Serikat, dibuka dengan pesan berbahasa Mandarin: "Lai Chien-fan, selamat datang di New York Yankees!"

Ini menjadikan Lai sebagai pemain Taiwan ketiga yang bergabung dengan Yankees sebagai agen bebas internasional setelah Wang Chien-ming (王建民) pada 2000 dan Kuo Fu-lin (郭阜林) pada 2009.

Lai mengatakan Wang adalah panutannya, sementara ia menyebut bintang Yankees Aaron Judge dan Giancarlo Stanton sebagai pemain yang ia harap suatu hari bisa dihadapi dalam latihan memukul langsung.

Ketika ditanya tentang pola pikirnya setelah menandatangani kontrak dengan salah satu klub bisbol paling legendaris ini, ia mengatakan bahwa itu adalah sebuah kehormatan, bukan sumber tekanan.

"Tanggung jawab saya sekarang adalah terus bekerja keras dan mencapai liga utama," ujar sang putra asli Kabupaten Taitung.

Lai diperkenalkan pada bisbol oleh ayahnya, Lai Shih-shan (賴世山), seorang pelatih bisbol suku Amis dan mantan guru sekolah dasar yang telah mengembangkan bisbol akar rumput di Taitung selama puluhan tahun.

Selama masa SMA-nya, Lai mendapat julukan "Yoshinobu Yamamoto dari Daxi" karena meniru rutinitas latihan dan mekanik lemparan bintang Jepang Dodgers tersebut dalam upaya meningkatkan koordinasi dan efisiensi lemparannya.

(Oleh Chao Yen-hsiang dan Hsieh Ching-wen, Su Chih-yu, Tyson Lu, Evelyn Kao, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.