Taipei, 24 Juni (CNA) Kementerian Lingkungan Hidup Taiwan (MOENV) mengatakan pada hari Selasa (23/6) bahwa latihan tanggap panas lintas instansi akan dilaksanakan pada 29 Juni, yang akan menyimulasikan respons pemerintah jika suhu mencapai 40 derajat Celsius.
MOENV melakukan latihan tanggap panas pertamanya tahun lalu dengan ambang suhu 38 derajat Celsius.
Tahun ini, ambang tersebut akan dinaikkan menjadi 40 derajat Celsius, kata Menteri Lingkungan Hidup Peng Chi-ming (彭啓明) dalam sebuah unggahan di Facebook sebelumnya pada hari itu.
Dalam siaran pers, kementerian mengatakan latihan ini akan mensimulasikan kejadian panas ekstrem di mana suhu melebihi 40 derajat Celsius dan berlangsung lebih dari tiga hari berturut-turut.
Latihan ini akan melibatkan berbagai instansi pemerintah dan menyimulasikan berbagai dampak yang terkait dengan gelombang panas berkepanjangan, termasuk lonjakan pasien yang mencari perawatan medis, pemadaman listrik, gangguan lalu lintas, dan rel kereta api yang terlalu panas, kata MOENV.
Menurut kementerian, latihan ini akan menilai mekanisme koordinasi antarinstansi, memperjelas pembagian tanggung jawab di antara instansi yang berpartisipasi, serta memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan respons darurat.
Secara terpisah, pada bulan Juli, MOENV akan memilih pemerintah kota atau kabupaten untuk melaksanakan latihan tanggap panas lintas instansi pusat-daerah pertama, di mana otoritas lokal akan memimpin di lapangan, dengan instansi pemerintah pusat memberikan dukungan.
Hasil dan pelajaran yang didapat dari latihan ini akan dimasukkan ke dalam bagian suhu tinggi dari Rencana Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Nasional keempat, yang akan menjadi kerangka kerja bagi respons pemerintah di masa depan terhadap kejadian panas ekstrem, menurut MOENV.
Selesai/IF