Taipei, 25 Juni (CNA) Yuan Eksekutif (Kabinet) hari Kamis (25/6) mengusulkan denda NT$30.000 (Rp16,9 juta) hingga NT$100.000 bagi individu yang kedapatan memiliki rokok elektronik, yang dilarang di Taiwan, sebagai bagian dari upaya untuk mengekang peredaran narkotika ilegal etomidate.
Usulan amandemen Undang-Undang Pencegahan Bahaya Tembakau tersebut juga merekomendasikan rentang denda yang sama bagi individu yang kedapatan memiliki komponen rokok elektronik, meskipun tidak mendefinisikan apa saja yang termasuk komponen tersebut.
Meskipun rokok elektronik, yang merupakan cara utama mengonsumsi etomidate, ilegal di Taiwan, saat ini belum ada sanksi bagi yang memilikinya, sehingga penggunaannya masih terus berlangsung, kata Direktur Jenderal Promosi Kesehatan Shen Ching-fen (沈靜芬) dalam konferensi pers mingguan Kabinet.
Usulan lain yang diumumkan pada Kamis akan memperkenalkan sanksi pidana bagi pembuatan dan impor rokok elektronik. Mereka yang memproduksi atau mengimpor lebih dari 1.000 unit akan menghadapi hukuman penjara hingga tujuh tahun dan denda hingga NT$5 juta.
Mereka yang memproduksi atau mengimpor kurang dari 1.000 unit dengan berat bersih kurang dari 100 kilogram akan menghadapi hukuman penjara hingga tiga tahun dan denda hingga NT$3 juta.
Individu yang menjual, memasok, atau memajang lebih dari 100 rokok elektronik akan menghadapi hukuman penjara hingga tiga tahun dan denda hingga NT$3 juta.
Pelanggaran yang lebih ringan yang melibatkan kurang dari 100 unit dengan berat bersih kurang dari 10 kilogram akan dikenakan hukuman penjara hingga satu tahun dan denda hingga NT$1 juta.
Shen mengatakan bahwa karena rokok elektronik tidak dilarang di beberapa negara, pelancong yang mencoba membawa kurang dari lima unit atau komponen terkait melalui bea cukai akan dikenakan denda administratif antara NT$200.000 dan NT$1 juta.
Namun, pelanggar yang tertangkap menyelundupkan rokok elektronik dalam waktu satu tahun setelah pelanggaran sebelumnya akan menghadapi hukuman penjara hingga satu tahun, penahanan, atau denda hingga NT$1 juta, kata Shen.
"Penggunaan rokok elektronik yang meluas telah memicu penyebaran etomidate dan narkotika baru lainnya, yang menimbulkan ancaman serius bagi masyarakat dan sekolah," kata Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) dalam rapat mingguan Kabinet.
Usulan tersebut bertujuan untuk menekan produk ilegal dari sumbernya dengan menindak pembuatan, impor, pasokan, pajangan, penjualan, dan kepemilikan rokok elektronik, kata Cho.
Cho juga menginstruksikan otoritas terkait untuk secara proaktif berkomunikasi dengan fraksi-fraksi Yuan Legislatif guna memperlancar pengesahan usulan tersebut.
Selesai/