Presiden Lai Ching-te dalam pembukaan Computex Taipei pada 2 Juni menegaskan Taiwan menyambut investasi dari seluruh dunia, dan telah menjadi tak tergantikan dalam pengembangan kecerdasan buatan global.
Pameran Computex Taipei berlangsung pada 2 hingga 5 Juni dengan tema “A.I. Together”, menampilkan lebih dari 6.000 stan dari 1.500 peserta.
Dalam pembukaannya, Presiden Lai Ching-te mengatakan sejumlah raksasa teknologi yang berpartisipasi telah mengumumkan rencana untuk terus berinvestasi di Taiwan, yang menunjukkan kepercayaan pada kemampuan teknologi, efisiensi industri, dan sistem demokrasi Taiwan.
Lai mengatakan pemerintah menyambut investasi dari seluruh dunia dengan menawarkan insentif pajak, memperbaiki lingkungan investasi, dan mempromosikan program inovasi berbasis cip yang bertujuan mendorong kemajuan teknologi generasi berikutnya.
Lai menambahkan Taiwan akan menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, sebagai komitmen paling bertanggung jawab terhadap rantai pasokan global.
Sekitar 500 orang berkumpul di Taipei pada 4 Juni untuk mengikuti acara doa bersama dengan menyalakan lilin dalam rangka memperingati 37 tahun Pembantaian Lapangan Tiananmen Beijing.
Di tengah hujan deras yang melanda Taipei, sekitar 500 orang berkumpul di luar Chiang Kai-shek Memorial Hall pada 4 Juni malam, memperingati tindakan keras berdarah yang dilakukan otoritas Tiongkok terhadap demonstrasi prodemokrasi di dan sekitar Lapangan Tiananmen, Beijing, pada 4 Juni 1989.
Para peserta memegang lilin elektronik dan mengheningkan cipta selama 64 detik pada pukul 20.09 untuk mengenang para korban.
Kapal selam buatan dalam negeri pertama Taiwan pada 1 Juni menjalani putaran uji coba laut terbaru yang mencakup uji penyelaman.
Berangkat dari Pelabuhan Kaohsiung pada 1 Juni pagi, kapal selam buatan dalam negeri pertama Taiwan menjalani putaran uji coba laut terbaru yang mencakup uji penyelaman.
Dinamakan Hai Kun atau Narwhal, kapal selam ini kini telah menjalani uji coba laut ke-15 secara keseluruhan dan uji navigasi bawah air kesembilannya, dilansir Military News Agency.
Menteri Pertahanan Wellington Koo menegaskan kembali pengujian akan dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, dengan mengutamakan keselamatan dan kualitas serta bertujuan memenuhi persyaratan kemampuan pertahanan.
Salah satu lembaga riset militer terkemuka Taiwan pada 2 Juni memperkenalkan tiga prototipe anjing robot militer yang dirancang untuk misi pengawasan, pengintaian, dan dukungan tempur.
Berbasis dari robot berkaki empat perusahaan Amerika Serikat Ghost Robotics dan telah diintegrasikan dengan sistem yang dikembangkan National Chung-Shan Institute of Science and Technology, tiga prototipe anjing robot militer diperkenalkan di Taipei pada 2 Juni.
Varian pertamanya dapat digunakan untuk patroli keamanan, pengawasan fasilitas, dan pemantauan malam; yang kedua dirancang untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian; sementara yang ketiga berpotensi untuk pertahanan pantai, pengamanan pangkalan udara, pengendalian kerusuhan, dan operasi perang perkotaan.
Menurut institut, penggunaan anjing-anjing ini juga dapat mengurangi risiko personel terpapar lingkungan medan perang yang berbahaya.
Seorang mahasiswa Indonesia tewas setelah bertabrakan dengan sebuah mobil saat mengendarai sepeda motor melintasi sebuah persimpangan di Kaohsiung pada 7 Juni.
Seorang mahasiswa Indonesia berusia 23 tahun di National Kaohsiung University of Science and Technology tewas setelah mengendarai sepeda motor dan bertabrakan dengan mobil di sebuah persimpangan di Distrik Nanzih, Kaohsiung pada 7 Juni.
Pengemudi mobil, pria Taiwan berusia 38 tahun, ditemukan tidak berada di bawah pengaruh alkohol, dan direncanakan dilimpahkan ke kejaksaan atas dugaan tindak pidana menyebabkan kematian karena kelalaian.
Penyebab pasti kecelakaan menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Sepasang suami istri warga negara Indonesia terlibat pertengkaran di Stasiun MRT Taipei pada 1 Juni, yang berujung pada tindakan sang suami melempar koper ke jalur rel. Beruntung, tak ada yang terluka.
Seorang pria melempar koper ke rel di Stasiun MRT Taipei Zhuwei pada 1 Juni malam, membuat kereta sempat berhenti beroperasi secara darurat. Hal ini terjadi setelah ia dan istrinya, yang sama-sama pekerja migran Indonesia, diduga terlibat pertengkaran.
Kepolisian telah menyerahkan kasus ke kejaksaan atas dugaan tindak pidana membahayakan keselamatan umum, sementara Taipei Rapid Transit Corp. telah memperingatkan ancaman denda hingga 1 juta dolar Taiwan.
(Oleh Muhammad Irfan dan Jason Cahyadi)